KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan pembiayaan dari masyarakat yang tinggi selama momentum Ramadan dan Lebaran berpotensi mengerek kinerja pembiayaan industri fintech peer to peer (P2P) lending. Kondisi itu berpotensi membuat tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 menjadi meningkat seusai Ramadan dan Lebaran. Menyikapi kondisi itu, fintech peer to peer (P2P) lending PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menyatakan terus berkomitmen untuk menjaga kualitas pembiayaan melalui penggunaan teknologi yang menyeluruh pada setiap tahap penyaluran. Brand Manager AdaKami, Jonathan Kriss mengatakan pihaknya senantiasa menerapkan teknologi dalam proses Electronic Know Your Customer (e-KYC). Adapun e-KYC adalah proses verifikasi identitas nasabah secara digital dan otomatis menggunakan teknologi.
Ada Momen Ramadan, AdaKami Fokus Jaga Kualitas Pembiayaan dengan Cara Ini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan pembiayaan dari masyarakat yang tinggi selama momentum Ramadan dan Lebaran berpotensi mengerek kinerja pembiayaan industri fintech peer to peer (P2P) lending. Kondisi itu berpotensi membuat tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 menjadi meningkat seusai Ramadan dan Lebaran. Menyikapi kondisi itu, fintech peer to peer (P2P) lending PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menyatakan terus berkomitmen untuk menjaga kualitas pembiayaan melalui penggunaan teknologi yang menyeluruh pada setiap tahap penyaluran. Brand Manager AdaKami, Jonathan Kriss mengatakan pihaknya senantiasa menerapkan teknologi dalam proses Electronic Know Your Customer (e-KYC). Adapun e-KYC adalah proses verifikasi identitas nasabah secara digital dan otomatis menggunakan teknologi.
TAG: