Ada Spekulasi Erick Thohir Jadi Cawapres, Hati-hati Fluktuasi Saham ABBA dan MARI



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham Mahaka Grup, PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) melonjak dalam dua hari terakhir. Lonjakan ABBA  dan MARI disinyalir terdorong spekulasi pasar atas majunya Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (cawapres).

Pada perdagangan Rabu (18/10), harga ABBA naik 9,59%. Berlanjut pada Kamis (19/10), menanjak 6,25% ke harga Rp 85 per saham. MARI naik lebih tinggi ke arah auto rejection atas dengan lonjakan 34,18% pada Rabu dan melanjutkan penguatan 23,58% ke harga Rp 131 per saham pada perdagangan kemarin.

Equity Analyst Kanaka Hita Solvera Andhika Cipta Labora melihat penguatan harga saham ABBA dan MARI terdongkrak sentimen pasar atas potensi Erick Thohir (ET) menjadi cawapres Prabowo Subianto. 


Baca Juga: Saham ABBA & MARI Melejit Terdongkrak Spekulasi Erick Thohir Jadi Cawapres Prabowo

"Hal ini lah yang membuat saham ABBA dan MARI mengalami kenaikan," kata Andhika kepada Kontan.co.id, Kamis (19/10).

Seperti diketahui, Erick Thohir dikabarkan sudah mengajukan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Erick Thohir juga sudah mengurus surat keterangan tidak pernah dipidana ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Keduanya menjadi bagian dari syarat cawapres.

Pengamat pasar modal & Founder WH-Project William Hartanto mengamati lonjakan harga saham ABBA dan MARI lebih karena faktor spekulasi pasar. William mengingatkan, kondisi semacam ini sebelumnya terjadi ketika Erick Thohir diangkat menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Sahamnya langsung naik, ini kondisi yang persis, dimana penguatan saham didasari oleh spekulasi. Tapi sayangnya ini masih belum terkonfirmasi apakah benar Pak Erick Thohir jadi bacawapres," kata William.

William memberikan catatan, jika Erick Thohir ternyata tidak mendampingi Prabowo sebagai cawapres, maka ada potensi saham ABBA dan MARI merosot lagi. Sebaliknya, jika benar Erick Thohir maju sebagai cawapres, harga ABBA dan MARI berpotensi lanjut menguat.

Hanya saja, William menekankan pelaku pasar perlu berhati-hati. Sebab, lonjakan harga ABBA dan MARI kemungkinan hanya bersifat sementara. 

"Ini tidak didasari faktor fundamental maupun akumulasi sebelum terjadinya tren," sebutnya.

Baca Juga: Menakar Nilai Aset Saham Erick Thohir di BEI, Kekayaannya Mencapai Rp 2,35 Triliun

Jika mau uji nyali, pelaku pasar masih bisa melakukan trading jangka pendek. Tapi, mesti jeli menilik momentum dan menganalisa secara teknikal. 

"Trading jangka pendek bisa, pakai indikator seperti MA20 untuk memastikan tren masih berjalan juga bisa," ujar William.

Sedangkan menurut Andhika, bagi yang sudah mengoleksi di harga bawah bisa mempertimbangkan sell on strenght, untuk taking profit terlebih dulu pada saham ABBA dan MARI. 

"Karena kenaikan harga yang sudah signifikan dan juga sambil menunggu kepastian Erick Thohir menjadi cawapres," tandas Andhika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi