Ada virus corona, Martha Tilaar fokus produksi hand sanitizer untuk donasi dan dijual



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dikenal sebagai grup perusahaan yang produksi kosmetik, Martha Tilaar Group memilih untuk beralih sementara. Di tengah pandemi virus corona, perusahaan beralih fokus untuk memproduksi hand sanitizer atau cairan antiseptik dengan harga terjangkau dan kualitas oke. 

Di saat yang sama, Marta Tilaar juga mendonasikan produk antiseptik buatannya sebagai upaya membantu menanggulangi Covid-19 di Indonesia. 

Asal tahu saja, hand sanitizer yang diproduksi Martha Tilaar Grup dijual bebas ke pasaran dan juga melalui program reseller khusus untuk karyawan sebagai upaya dari manajemen agar karyawan mendapat tambahan income dengan margin yang bagus.


Baca Juga: Permintaan Tinggi, Hand Sanitizer Jadi Lahan Bisnis Baru Produsen Kosmetik

Adapun melalui Kementerian Kesehatan, Martha Tilaar juga telah menyumbangkan 5000 hand sanitizer untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Selain itu, Martha Tilaar bersama dengan Benihbaik.com dan Muslimat NU, memberikan bantuan berupa 10.000 hand sanitizer dan 1000 paket sehat (minuman herbal untuk kesehatan, masker, dan hand sanitizer), serta paket sembako yang akan disalurkan kepada pekerja informal  seperti ojek online, PKL, buruh harian, dan keluarga pra-sejahtera di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Samuel Pranata, Direktur Martha Tilaar Group menjelaskan semua bantuan yang disalurkan MTG sebagai komitmen perusahaan untuk mendukung dan membantu penanggulangan corona. 

"Sementara melalui bantuan paket sehat, hand sanitizer, dan sembako kami berharap bisa sedikit meringankan beban masyarakat, baik yang kehilangan mata pencaharian, mereka yang harus tetap bekerja untuk menghidupi keluarga, dan keluarga prasejahtera," jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Kamis (29/4). 

Baca Juga: Persaingan Ketat, Produsen Kosmetik Marha Tilaar Masih Cetak Kerugian

Di tengah keterbatasan ketersediaan peralatan medis di pasar saat ini, Martha Tilaar Group turut mendukung ketersediaan peralatan perawatan yang dibutuhkan para pasien dan tenaga kesehatan yang saat ini sedang berjuang keras sebagai garda terdepan melalui kolaborasi dengan Indonesia Global Compact Network (IGCN).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari