Adani Airports Raih Suntikan Modal US$1 Miliar dari Investor Global



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Adani Airports Holdings, operator bandara terbesar di India, akan mendapat suntikan modal sekitar US$ 1 miliar atau setara dengan pelepasan maksimal 5,54% saham kepada konsorsium investor global.

PT Adani Enterprises menyepakati penerbitan saham baru Adani Airports Holdings kepada sejumlah investor yang terdiri dari Temasek, BlackRock, Premji Invest, dan Alpha Wave.

Meski ada investor baru, Adani Enterprises tetap menjadi pemegang saham pengendali.


Baca Juga: Temui 100 Investor Global, OJK: Reformasi Integritas Pasar Modal Tuai Apresiasi

"Pendanaan ini akan digunakan untuk memperluas dan memodernisasi jaringan bandara," demikian penegasan Adani Enterprises dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Selain memperkuat jaringan bandara, dana segar tersebut akan digunakan untuk mengembangkan infrastruktur komersial yang terhubung dengan bandara serta memperbesar bisnis pendukung, termasuk layanan penanganan darat dan layanan penumpang.

Kesepakatan tersebut memberikan valuasi Adani Airports Holdings sekitar US$18 miliar sebelum investasi. Namun, Adani Enterprises belum mengungkapkan besaran investasi masing-masing investor maupun harga penerbitan saham baru.

Konsorsium investor dalam transaksi ini mencakup Jongsong Investments milik Temasek, Alpha Wave III, dana PI Opportunities milik Premji Invest, serta sejumlah dana yang dikelola BlackRock melalui strategi alokasi global, pendapatan strategis, dan pendapatan tetap.

Baca Juga: Mulai Kehilangan Kepercayaan, Investor Global Serukan “Sell Indonesia”

Adani Airports Holdings saat ini mengelola delapan bandara, termasuk Mumbai International Airport. Jaringan tersebut mencakup sekitar 25% lalu lintas penumpang udara India dan 33% volume kargo udara di negara tersebut.

Masuknya investor global melalui penerbitan saham baru sekaligus memberikan tambahan modal bagi Adani Airports untuk memperbesar kapasitas bisnisnya, tanpa mengubah posisi Adani Enterprises sebagai pemegang saham pengendali.