KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melalui anak usahanya PT Adaro Power akan fokus untuk mengembangkan bisnis energi baru dan terbarukan (EBT). Dari pembangkit surya, bayu, air sampai dengan pengolahan sampah terpadu untuk menjadi listrik. Presiden Direktur PT Adaro Power Dharma Djojonegoro mengungkapkan, Adaro Power akan fokus ke bisnis energi baru terbarukan (EBT) dan pihaknya sudah merasa cukup mengembangkan PLTU yang total kapasitasnya mencapai 2.260 MW. Fokus ke EBT dibuktikan Adaro Power dengan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya terapung di Kelanis, wilayah operasional Adaro Energy. "Kapasitasnya sekitar 400 kWp. Kedepan kita terus kembangkan lagi proyek PLTS," ungkap dia ke KONTAN, Rabu (28/10).
Adaro Power getol ikut tender proyek EBT, kini bersaing di proyek PLTSa Legok Nangka
KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melalui anak usahanya PT Adaro Power akan fokus untuk mengembangkan bisnis energi baru dan terbarukan (EBT). Dari pembangkit surya, bayu, air sampai dengan pengolahan sampah terpadu untuk menjadi listrik. Presiden Direktur PT Adaro Power Dharma Djojonegoro mengungkapkan, Adaro Power akan fokus ke bisnis energi baru terbarukan (EBT) dan pihaknya sudah merasa cukup mengembangkan PLTU yang total kapasitasnya mencapai 2.260 MW. Fokus ke EBT dibuktikan Adaro Power dengan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya terapung di Kelanis, wilayah operasional Adaro Energy. "Kapasitasnya sekitar 400 kWp. Kedepan kita terus kembangkan lagi proyek PLTS," ungkap dia ke KONTAN, Rabu (28/10).