JAKARTA. Asian Development Bank (ADB) mengajak perbankan Indonesia bekerjasama dalam penyaluran kredit perdagangan internasional. Melalui kerjasama bernama Trade Finance Facilitation Program (TFFP) tersebut ADB ingin membantu pebisnis di negara berkembang masuk ke pasar internasional. Sejauh ini, baru tiga bank yang menjadi mitra ADB dalam penyaluran TFFP. Ketiganya adalah PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank BNI Tbk, dan PT Bank Muamalat. “Kami berharap bank-bank lain mau bergabung,” kata Steven Beck, Head Trade Finance Capital Market and Financial Sector Division ADB. Ada dua layanan yang ditawarkan TFFP. Pertama, penjaminan kredit dengan menyediakan perlindungan risiko sebesar 100%. Kedua, fasilitas kredit bergulir. Bentuk layanan kedua adalah ADB mengucurkan pinjaman ke perbankan lokal, yang akan digunakan untuk pembiayaan pra-ekspor maupun pembiayaan pasca-pengiriman barang.
ADB Menawarkan Kredit Perdagangan
JAKARTA. Asian Development Bank (ADB) mengajak perbankan Indonesia bekerjasama dalam penyaluran kredit perdagangan internasional. Melalui kerjasama bernama Trade Finance Facilitation Program (TFFP) tersebut ADB ingin membantu pebisnis di negara berkembang masuk ke pasar internasional. Sejauh ini, baru tiga bank yang menjadi mitra ADB dalam penyaluran TFFP. Ketiganya adalah PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank BNI Tbk, dan PT Bank Muamalat. “Kami berharap bank-bank lain mau bergabung,” kata Steven Beck, Head Trade Finance Capital Market and Financial Sector Division ADB. Ada dua layanan yang ditawarkan TFFP. Pertama, penjaminan kredit dengan menyediakan perlindungan risiko sebesar 100%. Kedua, fasilitas kredit bergulir. Bentuk layanan kedua adalah ADB mengucurkan pinjaman ke perbankan lokal, yang akan digunakan untuk pembiayaan pra-ekspor maupun pembiayaan pasca-pengiriman barang.