Adhi Persada berencana IPO akhir tahun



JAKARTA. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) sebentar lagi akan segera melepas anak usahanya, PT Adhi Persada Properti untuk melantai di bursa saham. Emiten pelat merah ini merencanakan penjualan saham perdana tahun 2016.

ADHI masih melakukan kajian dengan konsultan internal. "Rencana mau pakai buku September," ujar Haris Gunawan, Direktur Keuangan ADHI kepada KONTAN, Rabu (7/9).

Dengan penggunaan buku September, ADHI memiliki waktu untuk merealisasikan rencana IPO sampai kuartal pertama depan. Dalam penawaran saham perdana ini Adhi Persada Properti akan melepas sekitar 30%-35% saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh.


Haris berharap perusahaan bisa mendatangkan dana segar hingga Rp 1 triliun sampai Rp 1,5 triliun. Bindut Dewanto, Sekretaris Perusahaan PT Adhi Persada Properti, mengatakan, pihaknya akan menggunakan dana hasil IPO untuk pengembangan proyek.

Salah satunya adalah proyek Grandika City Bekasi seluas 10 hektare. Grandika City adalah proyek mixed-use yang akan dikembangkan bersama dengan induknya untuk membangun icon landmark di sekitar area LRT.

"Untuk mixed-use ada residensial, ada transit oriented development (TOD), ada komersial seperti hotel dan mal," kata Bindut.

Menurut Bindut, pihaknya masih menghitung total kebutuhan dana proyek kolaborasi dengan ADHI ini. Perusahaan yang beroperasi sejak 2002 ini telah memiliki satu tower apartemen di area tersebut.

Berdasarkan laporan keuangan semester pertama ADHI, kontribusi pendapatan Adhi Persada Properti masih tipis. Dari total pendapatan ADHI sebesar Rp 3,13 triliun, Adi Persada Properti hanya memasok sekitar Rp 196,32 miliar.

Pendapatan ini menurun sekitar 28,93% dibandingkan periode sama tahun lalu, yang tercatat Rp 276,22 miliar Per akhir Juni, total aset Adhi Persada Properti mencapai Rp 3,51 triliun. Sedangkan liabilitas Adhi Persada sekitar Rp 2,69 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie