JAKARTA. Bisnis mobil rental untuk korporat diprediksi meningkat tahun ini. Banyak perusahaan yang dulunya membeli mobil sendiri, kini mulai memilih menyewa saja. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati, Direktur Utama PT Adi Sarana Armada Tbk bilang, banyak perusahaan mengurangi pembelian mobil untuk efisiensi. Agar bisnis tetap jalan, mereka pilih menyewa mobil. "Kami memproyeksikan bisnis sewa mobil kami naik 20%-30% ketimbang tahun lalu," kata Prodjo kepada KONTAN, Senin (23/2). Karena itu Adi Sarana berencana menambah 4.000 unit mobil baru tahun ini. Sebanyak 2.000 unit untuk mengganti armada lama, dan 2.000 unit lagi menambah armada baru. "Kami mempersiapkan belanja modal Rp 800 miliar - Rp 850 miliar, 95% untuk beli armada baru," katanya.
Adi Sarana tambah mobil dan kantor di Kalimantan
JAKARTA. Bisnis mobil rental untuk korporat diprediksi meningkat tahun ini. Banyak perusahaan yang dulunya membeli mobil sendiri, kini mulai memilih menyewa saja. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati, Direktur Utama PT Adi Sarana Armada Tbk bilang, banyak perusahaan mengurangi pembelian mobil untuk efisiensi. Agar bisnis tetap jalan, mereka pilih menyewa mobil. "Kami memproyeksikan bisnis sewa mobil kami naik 20%-30% ketimbang tahun lalu," kata Prodjo kepada KONTAN, Senin (23/2). Karena itu Adi Sarana berencana menambah 4.000 unit mobil baru tahun ini. Sebanyak 2.000 unit untuk mengganti armada lama, dan 2.000 unit lagi menambah armada baru. "Kami mempersiapkan belanja modal Rp 800 miliar - Rp 850 miliar, 95% untuk beli armada baru," katanya.