KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mencatat pembiayaan kendaraan listrik terhadap portofolio perusahaan masih terbilang kecil. Direktur Bisnis dan Portofolio Adira Finance, Harry Latif, mengatakan, hingga Juli 2024, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik perusahaan sebesar Rp 233 miliar. "Adapun Adira Finance mencatat penyaluran pembiayaan baru mencapai Rp 22,6 triliun per Juli 2024," katanya kepada Kontan, Jumat (30/8).
Baca Juga: Multifinance Prediksi Tren Pembiayaan Kendaraan Listrik Bakal Terus Meningkat Lebih lanjut, total nilai penyaluran pembiayaan baru Adira Finance per Juli 2024 masih didominasi oleh segmen otomotif. Masing-masing sebesar 38% untuk segmen mobil, 38% untuk segmen motor, dan sisanya merupakan segmen non-otomotif. Harry tak memungkiri tren kendaraan listrik yang makin diminati juga akan memengaruhi kinerja pembiayaan perusahaan. Dia pun memproyeksikan pembiayaan kendaraan listrik perusahaan akan mengalami peningkatan ke depannya. Baca Juga: GIIAS 2024 Dongkrak Kinerja dan Penyaluran Pembiayaan Adira Finance