Adira Finance: Pembiayaan Mobil Masih Menghadapi Sejumlah Tantangan hingga Akhir 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atawa Adira Finance (ADMF) mengungkapkan, pembiayaan mobil hingga akhir tahun ini masih mengadapi sejumlah tantangan.

Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani menerangkan, memasuki semester II-2026, perusahaan mengantisipasi adanya moderasi terhadap laju pertumbuhan, seiring dengan kondisi ekonomi yang masih cukup menantang.

Gani mengatakan, beberapa faktor yang perlu dicermati hingga akhir tahun ini, antara lain tekanan nilai tukar Rupiah dan tingkat suku bunga yang masih tinggi.


"Ditambah, daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih," ucapnya kepada Kontan, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Pemerintah Akan Tarik Dana SAL dari Himbara, Bagaimana Efek ke Likuiditas Bank?

Gani bilang, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan harga maupun biaya pembiayaan kendaraan. Dengan demikian, dia bilang konsumen cenderung lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan pembelian dan pembiayaan kendaraan.

Untuk mendorong kinerja pembiayaan mobil ke depannya, Gani menyebut pihaknya akan menerapkan sejumlah upaya. Dia mengatakan Adira Finance akan terus menangkap potensi permintaan melalui penguatan kerja sama dengan dealer dan mitra strategis, serta menawarkan program pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan konsumen. 

"Pada saat yang sama, pertumbuhan pembiayaan akan tetap dilakukan secara selektif melalui proses underwriting yang prudent," ungkapnya.

Gani menambahkan, perusahaan juga terus memperkuat proses penagihan dan pengelolaan kualitas portofolio melalui optimalisasi tim collection, pemantauan yang lebih intensif, serta strategi penanganan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing konsumen. 

Sementara itu, Gani menyampaikan penyaluran pembiayaan mobil baru Adira Finance mencatatkan kinerja yang cukup baik pada semester I-2026, dengan nilai Rp 6,8 triliun. Dia bilang pencapaian itu masih tumbuh positif, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News