KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) berhasil membukukan laba bersih Rp1,1 triliun hingga semester I 2026. Perusahaan masih melihat ruang untuk mempertahankan pertumbuhan kinerja hingga penghujung tahun, meski tantangan daya beli masyarakat diperkirakan belum sepenuhnya mereda. Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan, perusahaan akan tetap mencermati kondisi pasar dalam menentukan strategi pertumbuhan pembiayaan. Fokus utama diarahkan pada keseimbangan antara ekspansi bisnis, kualitas aset, efisiensi operasional, dan pengelolaan pendanaan. Menurut Sylvanus, peluang pertumbuhan laba hingga akhir 2026 masih terbuka. Namun, kondisi daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam mendorong pertumbuhan pembiayaan.
Adira Finance Raih Laba Rp1,1 Triliun, Tetap Selektif Genjot Pembiayaan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) berhasil membukukan laba bersih Rp1,1 triliun hingga semester I 2026. Perusahaan masih melihat ruang untuk mempertahankan pertumbuhan kinerja hingga penghujung tahun, meski tantangan daya beli masyarakat diperkirakan belum sepenuhnya mereda. Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan, perusahaan akan tetap mencermati kondisi pasar dalam menentukan strategi pertumbuhan pembiayaan. Fokus utama diarahkan pada keseimbangan antara ekspansi bisnis, kualitas aset, efisiensi operasional, dan pengelolaan pendanaan. Menurut Sylvanus, peluang pertumbuhan laba hingga akhir 2026 masih terbuka. Namun, kondisi daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam mendorong pertumbuhan pembiayaan.