Adira Finance siap bayar obligasi jatuh tempo



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance menjadi salah satu perusahaan pembiayaan yang memiliki obligasi jatuh tempo jelang akhir tahun ini. Perseroan mengaku sudah menyiapkan diri untuk membayar surat utang tersebut.

Adira Finance memiliki obligasi sebesar Rp 808 miliar yang jatuh tempo pada 12 November. Direktur Adira Finance I Dewa Made Susila menyebut, untuk pembayaran obligasi yang akan jatuh tempo di antaranya akan memakai dana cash flow perusahaan.

Misalnya saja, dari pembayaran cicilan dari para nasabah Adira Finance. "Nilainya mencapai sekitar Rp 2,6 triliun tiap bulannya," kata dia belum lama ini.


Di sisi lain, penebitan obligasi pun diakuinya merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk menggalang dana. Termasuk beberapa obligasi yang rencananya akan dilakukan pada tahun ini.

Adira Finance juga berencana untuk menerbitkan obligasi baru dalam PUB obligasi IV dan sukuk mudharabah III pada paruh kedua tahun ini. Sebelumnya, jatah plafon dari PUB obligasi III dan sukuk mudharabah II disebutnya sudah diselesaikan pada semester pertama kemarin.

Penerbitan obligasi tersebut di antaranya untuk mendukung penyaluran kredit sepanjang tahun ini yang ditargetkan menyentuh angka Rp 31 triliun. Sementara sampai bulan Agustus, penyaluran pembiayaan anak usaha Bank Danamon ini telah mencapai Rp 21,2 triliun.

Selain Adira Finance, KSEI mencatat ada beberapa surat utang pembiayaan yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat. Di antaranya milik PT Federal International Finance sebesar Rp 868 miliar dan PT Astra Sedaya Finance sebesar Rp 2,73 triliun.

Lalu ada juga obligasi dari PT BFI Finance Indonesia senilai Rp 317 miliar dan PT SAN Finance sebanyak Rp 1 triliun. Obligasi dari PT Verena Multi Finance dan PT WOM Finance masing-masing sebesar Rp 40 miliar dan Rp 500 miliar juga akan jatuh tempo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie