Adleeva Perkuat Strategi Pemasaran Digital, Bidik Pasar Skincare Lewat Kreator



​KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan industri kecantikan yang semakin ketat mendorong brand perawatan kulit lokal untuk memperkuat strategi pemasaran digital.

Adleeva, brand perawatan kulit lokal asal Bandung yang telah hadir di industri kecantikan Indonesia sejak 2016, melihat perubahan perilaku konsumen dalam mencari informasi dan memilih produk perawatan kulit.

Laporan Digital 2026: Indonesia dari We Are Social mencatat jumlah pengguna media sosial di Indonesia telah mencapai 180 juta orang atau 62,9% dari total populasi.


Baca Juga: MR.D.I.Y Perkuat Brand di Asia Tenggara, Gandeng Talenta 3 Negara

Media sosial juga semakin menjadi bagian dari proses pencarian informasi mengenai brand dan produk. Sekitar tiga dari lima orang Indonesia menggunakannya sebagai saluran untuk melakukan riset terhadap brand secara online.

Perubahan tersebut turut terlihat dari semakin kuatnya posisi platform berbasis konten sebagai sumber informasi bagi konsumen.

Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2026, TikTok menjadi media sosial yang paling sering diakses masyarakat Indonesia dengan porsi 31,8%, disusul Facebook 29,4% dan Instagram 27,7%.

TikTok juga menjadi platform yang paling sering diakses oleh Gen Z dengan porsi 32,3% dan milenial sebesar 31,9%.

Kondisi ini membuat media sosial semakin strategis bagi pelaku industri kecantikan untuk menjangkau konsumen sekaligus membangun komunikasi mengenai produk.

Di tengah derasnya informasi mengenai perawatan kulit di media sosial, konsumen kini tidak hanya menemukan rekomendasi produk, tetapi juga berbagai konten mengenai bahan aktif, rutinitas perawatan kulit hingga tren kecantikan.

Banyaknya informasi tersebut membuat kemampuan memahami kebutuhan kulit dan memilah informasi menjadi semakin penting.

Baca Juga: WIKA Benahi Keuangan di Tengah Rencana Merger BUMN Karya

Founder Adleeva Lilis T. mengatakan, perkembangan media sosial membuat akses terhadap informasi perawatan kulit semakin terbuka.

Namun, tantangannya adalah memastikan informasi yang diterima konsumen dapat membantu mereka memahami kebutuhan kulit, bukan sekadar mengikuti tren.

"Perkembangan media sosial membuat informasi terkait perawatan kulit menjadi sangat mudah diakses. Tantangannya adalah bagaimana konsumen bisa mendapatkan informasi yang membantu mereka memahami kebutuhan kulit, bukan hanya mengikuti produk atau tren yang sedang ramai," ujar Lilis dalam keterangannya Kamis (8/10/2026).

Mengembangkan Produk Sekaligus Edukasi

Setelah hampir satu dekade berada di industri kecantikan, Adleeva tidak hanya mengembangkan rangkaian produk perawatan kulit, tetapi juga membangun pendekatan yang menggabungkan produk, layanan klinik, dan edukasi.

Dari sisi produk, Adleeva memiliki sejumlah rangkaian perawatan kulit, antara lain Gentle Deep Cleansing Foam, Glowing Skin Toner, Holy Grail Micro Essence, Your Dreamer Moisturizer, Daylight Cream with Sunscreen, dan Sunglow Lazy Sunscreen.

Baca Juga: Moratorium Smelter Nikel Dinilai Belum Cukup Atasi Oversupply Global, Ini Kata CORE

Adleeva juga memiliki rangkaian produk yang telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), termasuk produk yang ditujukan untuk membantu mencerahkan kulit kusam seperti Flawless Brightening Booster Serum, Retiglow Booster Whitening & Dark Spot Night Cream, serta Glow-Fusion Overnight Peeling Solution.

Untuk perawatan kulit berjerawat, Adleeva menawarkan Acne Fighter Power Serum, Acne Fighter & Glow Power Nightcream, dan Acne Blemish Spot Treatment. Sementara itu, produk setting spray Hydra-Glow Boosting Serum Mist dikembangkan dengan klaim membantu memudarkan garis-garis halus.

Sejalan dengan pengembangan rangkaian produk, Adleeva juga memperluas cara berinteraksi dengan konsumen melalui media sosial.

Salah satunya dilakukan dengan melibatkan komunitas kreator melalui program Adleeva Skinfluencer 3.0 yang diluncurkan pada pertengahan 2026.

Adleeva Skinfluencer 3.0 merupakan program open affiliate yang dilakukan secara berkala dan memberikan kesempatan bagi kreator konten untuk menjadi bagian dari ekosistem Adleeva. Melalui program ini, kreator juga mendapatkan dukungan untuk mengembangkan konten serta melakukan berbagai aktivitas bersama brand.

Baca Juga: Perpres Ojol Rampung, Modantara Soroti Dampak Aturan Bagi Industri

Para anggota program memperoleh sejumlah manfaat, termasuk komisi penjualan hingga 15%, kesempatan mendapatkan produk Adleeva secara gratis, akses ke berbagai acara, serta pengetahuan baru terkait dunia kecantikan.

Bagi Adleeva, keterlibatan kreator menjadi salah satu strategi untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan konsumen di media sosial.

Kolaborasi tersebut sekaligus membuka ruang bagi brand untuk masuk ke dalam percakapan mengenai perawatan kulit yang berlangsung di tengah masyarakat digital.

Dengan format konten yang lebih dekat dengan keseharian audiens, strategi berbasis kreator menjadi salah satu kanal yang digunakan Adleeva untuk memperluas jangkauan komunikasi dan memperkenalkan produk di tengah semakin besarnya peran media sosial sebagai sumber referensi konsumen dalam memilih produk kecantikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News