KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seiring pesatnya penggunaan layanan keuangan digital, literasi keuangan di kalangan generasi muda masih menjadi pekerjaan rumah. Rendahnya pemahaman terhadap risiko dan pengelolaan keuangan berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari, sehingga edukasi sejak dini dinilai semakin penting. Maka, Kredit Pintar berupaya meningkatkan literasi keuangan generasi muda melalui dukungan terhadap program Pindar Mengajar. Head of Risk Kredit Pintar, Revana Aryani menyampaikan membangun fondasi bangsa dimulai dari generasi muda. "Masyarakat tidak hanya memiliki akses ke layanan keuangan, juga memahami cara menggunakannya secara bijak,” ujar Revanaa, dalam keterangannya, Rabu (6/5).
Adopsi Tinggi, Literasi Keuangan Generasi Muda Masih Tertinggal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seiring pesatnya penggunaan layanan keuangan digital, literasi keuangan di kalangan generasi muda masih menjadi pekerjaan rumah. Rendahnya pemahaman terhadap risiko dan pengelolaan keuangan berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari, sehingga edukasi sejak dini dinilai semakin penting. Maka, Kredit Pintar berupaya meningkatkan literasi keuangan generasi muda melalui dukungan terhadap program Pindar Mengajar. Head of Risk Kredit Pintar, Revana Aryani menyampaikan membangun fondasi bangsa dimulai dari generasi muda. "Masyarakat tidak hanya memiliki akses ke layanan keuangan, juga memahami cara menggunakannya secara bijak,” ujar Revanaa, dalam keterangannya, Rabu (6/5).