ADPI Nilai Terbuka Peluang Aset Dana Pensiun Tumbuh 10%–12% pada 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan aset industri dana pensiun tumbuh antara 10%–12% secara Year on Year (YoY) pada 2026. Mengenai hal itu, Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) menilai terbuka peluang industri dana pensiun untuk mencapai angka proyeksi pertumbuhan yang dicanangkan OJK tersebut.

Humas ADPI, Syarifudin Yunus menerangkan terbukanya peluang itu berlandaskan data secara historis, yang mana dalam 3 tahun terakhir aset dana pensiun memang terus bertumbuh.

"Oleh karena itu, sangat realistis bisa tumbuh dua digit pada 2026. Apalagi, jika kondisi ekonomi tetap stabil dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pensiun meningkat," ungkapnya kepada Kontan, Jumat (6/2/2026).


Baca Juga: Ini Respons ADPI Terkait Rencana Kenaikan Batas Alokasi Saham Dapen Jadi 20%

Meskipun demikian, Syarifudin mengatakan industri dana pensiun tentu perlu menerapkan strategi dan berkolaborasi untuk mencapai pertumbuhan aset 10%-12% pada 2026. Dia bilang industri memerlukan strategi yang tepat, konsisten, dan sinergis untuk meningkatkan kepesertaan baru dana pensiun, termasuk sektor informal.

"Selain itu, perlu juga melakukan edukasi yang masif, hasil investasi yang optimal, serta membangun kepercayaan publik dan tata kelola yang kuat," tuturnya.

Syarifudin tak memungkiri terdapat tantangan yang bisa memengaruhi pertumbuhan aset dana pensiun, yaitu jumlah peserta yang pensiun lebih banyak daripada peserta baru. Ditambah, adanya volatilitas pasar investasi juga bisa memengaruhi.

Baca Juga: BI Rate Turun ke 4,75%, ADPI: Imbas ke Pendapatan Deposito Dana Pensiun

Sebagai informasi, data OJK mencatat, total aset dana pensiun per Desember 2025 tumbuh sebesar 11,35% YoY, dengan nilai mencapai Rp 1.679,46 triliun. Untuk program pensiun sukarela, total aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,52% YoY, dengan nilai mencapai Rp411,29 triliun.

Untuk program pensiun wajib, yang terdiri dari program jaminan hari tua dan jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan, serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun, ASN, TNI, dan POLRI, total aset mencapai Rp 1.268,17 triliun, atau tumbuh sebesar 12,66% YoY. 

Baca Juga: Aset Dana Pensiun Capai Rp 1.593 Triliun, ADPI Sebut Industri Tetap Stabil

Selanjutnya: Moody's Pangkas Outlook Peringkat Kredit, Sinyal Risiko Fiskal & Makro Meningkat

Menarik Dibaca: Sambut Imlek, Genki Sushi Hadirkan 3 Menu dengan Harga Spesial

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News