KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan aset industri dana pensiun tumbuh antara 10%–12% secara Year on Year (YoY) pada 2026. Mengenai hal itu, Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) menilai terbuka peluang industri dana pensiun untuk mencapai angka proyeksi pertumbuhan yang dicanangkan OJK tersebut. Humas ADPI, Syarifudin Yunus menerangkan terbukanya peluang itu berlandaskan data secara historis, yang mana dalam 3 tahun terakhir aset dana pensiun memang terus bertumbuh. "Oleh karena itu, sangat realistis bisa tumbuh dua digit pada 2026. Apalagi, jika kondisi ekonomi tetap stabil dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pensiun meningkat," ungkapnya kepada Kontan, Jumat (6/2/2026).
ADPI Nilai Terbuka Peluang Aset Dana Pensiun Tumbuh 10%–12% pada 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan aset industri dana pensiun tumbuh antara 10%–12% secara Year on Year (YoY) pada 2026. Mengenai hal itu, Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) menilai terbuka peluang industri dana pensiun untuk mencapai angka proyeksi pertumbuhan yang dicanangkan OJK tersebut. Humas ADPI, Syarifudin Yunus menerangkan terbukanya peluang itu berlandaskan data secara historis, yang mana dalam 3 tahun terakhir aset dana pensiun memang terus bertumbuh. "Oleh karena itu, sangat realistis bisa tumbuh dua digit pada 2026. Apalagi, jika kondisi ekonomi tetap stabil dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pensiun meningkat," ungkapnya kepada Kontan, Jumat (6/2/2026).