KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan permohonan peserta dana pensiun sukarela untuk bisa memilih skema pencairan manfaat pensiun dinilai berpotensi membawa konsekuensi terhadap pengelolaan investasi dana pensiun. Staf Ahli Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI), Bambang Sri Muljadi menyebut dampak keputusan ini kemungkinan akan dirasakan baik oleh Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) maupun Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Menurutnya, jika banyak peserta yang memilih mencairkan dana pensiun sekaligus saat memasuki usia pensiun, pertumbuhan aset dana pensiun berpotensi melambat atau bahkan menurun.
ADPI Soroti Konsekuensi Putusan MK Terhadap Pencairan Dana Pensiun Sukarela
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan permohonan peserta dana pensiun sukarela untuk bisa memilih skema pencairan manfaat pensiun dinilai berpotensi membawa konsekuensi terhadap pengelolaan investasi dana pensiun. Staf Ahli Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI), Bambang Sri Muljadi menyebut dampak keputusan ini kemungkinan akan dirasakan baik oleh Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) maupun Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Menurutnya, jika banyak peserta yang memilih mencairkan dana pensiun sekaligus saat memasuki usia pensiun, pertumbuhan aset dana pensiun berpotensi melambat atau bahkan menurun.