KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Jelang penghujung kuartal II-2026, kinerja kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 4 menunjukkan tren menarik: sementara bank milik negara (Himbara) berhasil mendorong laju pertumbuhan, bank swasta nampaknya lebih terseok. Bank Mandiri tampil dengan kinerja paling apik. Dalam lima bulan pertama, bank berkode saham BMRI ini berhasil mencetak laba bersih secara bank only sebesar Rp 23,31 triliun, tumbuh 18,64% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan laba Bank Mandiri menjadi satu-satunya yang menyentuh level double digit dalam periode ini. Tak heran, kinerja intermediasi Bank Mandiri memang moncer. Hingga Mei 2026, penyaluran kredit bank tumbuh 20,56% yoy menjadi Rp 1.578,94 triliun, pun pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) naik 9,97% yoy menjadi Rp 34,85 triliun. Baca Juga: RUPST KB Bank Putuskan Laba Ditahan dan Angkat Dua Direktur Baru
Adu Kinerja Bank Buku IV Mei 2025: Himbara Melaju, Bank Swasta Melandai
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Jelang penghujung kuartal II-2026, kinerja kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 4 menunjukkan tren menarik: sementara bank milik negara (Himbara) berhasil mendorong laju pertumbuhan, bank swasta nampaknya lebih terseok. Bank Mandiri tampil dengan kinerja paling apik. Dalam lima bulan pertama, bank berkode saham BMRI ini berhasil mencetak laba bersih secara bank only sebesar Rp 23,31 triliun, tumbuh 18,64% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan laba Bank Mandiri menjadi satu-satunya yang menyentuh level double digit dalam periode ini. Tak heran, kinerja intermediasi Bank Mandiri memang moncer. Hingga Mei 2026, penyaluran kredit bank tumbuh 20,56% yoy menjadi Rp 1.578,94 triliun, pun pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) naik 9,97% yoy menjadi Rp 34,85 triliun. Baca Juga: RUPST KB Bank Putuskan Laba Ditahan dan Angkat Dua Direktur Baru