AFPI Perluas Edukasi Masyarakat soal Bijak Meminjam dan Skor Kredit



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) terus berupaya memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan layanan pinjaman daring secara bijak dan pentingnya menjaga skor kredit.

Ketua Bidang Risk Control & Technology AFPI, Rony Wijaya mengatakan edukasi masyarakat merupakan salah satu mandat asosiasi dan industri. Oleh karena itu, informasi yang disediakan melalui layanan fintech pendanaan perlu disampaikan secara lengkap, jelas, dan mudah dicerna oleh pengguna.

"Jadi dari semua informasi yang disediakan di layanan kami, informasinya harus lengkap dan jelas agar bisa dicerna bagi para masyarakat," ujarnya dalam Webinar OJK Institute, Kamis (17/9/2026).


Selain melalui layanan digital, AFPI juga menjalankan sejumlah inisiatif edukasi dengan melibatkan pihak lain, seperti media dan universitas.

Baca Juga: Ini Respons AFPI Soal Gap Literasi dan Inklusi Fintech Lending yang Lebar

Upaya literasi juga dilakukan dengan metode secara langsung dengan mendatang masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia. Ia mengungkapkan, edukasi secara langsung itu telah menjangkau sejumlah kota, mulai dari Medan, Sumatra Utara hingga Sorong, Papua.

Selain memberikan pemahaman kepada masyarakat, pertemuan langsung juga menjadi sarana bagi industri untuk memperoleh masukan mengenai kebutuhan dan kondisi masyarakat di daerah.

Edukasi diharapkan bisa memperkuat pemahaman masyarakat mengenai keuangan pribadi, termasuk pentingnya menjaga skor kredit. Upaya tersebut juga perlu dilakukan secara preventif agar masyarakat lebih bijak dalam mengambil pinjaman dan memahami kewajiban pembayaran.

Edukasi mengenai keuangan pribadi turut dilakukan oleh masing-masing perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Sementara itu, pemanfaatan platform media sosial dan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga: AFPI Ungkap Tantangan Pindar Ekspansi ke Luar Jawa, Infrastruktur Jadi Kendala

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News