KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Mayoritas orang ingin memiliki rumah sendiri untuk di masa kini dan masa mendatang, namun tidak semua orang bisa mendapatkan rumah dengan membeli secara tunai. Alhasil, masyarakat banyak lari ke perbankan untuk bisa mendapatkan rumah dengan cara kredit rumah. Sering kali, masyarakat kesulitan untuk memiliki rumah karena setoran uang muka alias down payment (DP) yang cukup memberatkan yakni 20% hingga 30%. Nah, untuk meringankan beban masyarakat tersebut, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mendukung rencana pemerintah untuk membuat program kredit pemilikan rumah (KPR) selama 35 tahun. Sekretaris Korporasi PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), Ramon Armando mengatakan, daya beli masyarakat terhadap KPR masih terjaga, terlebih rumah merupakan kebutuhan pokok bagi keluarga. Untuk menyesuaikan daya beli konsumen saat ini pemerintah sedang mengkaji KPR 35 tahun.
“BTN mendukung rencana pemerintah menerbitkan skema KPR 35 tahun tersebut,” kata Ramon, Senin (12/2). Pasalnya, skema tersebut akan mempermudah sekaligus meringankan cicilan masyarakat yang ingin memiliki rumah. Apalagi bagi kalangan yang lebih muda, karena harga rumah semakin tinggi, sedangkan standar pendapatan tidak mengalami kenaikan setinggi harga rumah. Baca Juga: BTN Jadi Raja KPR di Indonesia Peluang KPR 35 tahun ini sangat besar, karena skema ini lebih ditujukan kepada generasi Z dan milenial yang saat ini mencapai sekitar 75 juta. Tenor panjang ini membuat cicilan rumah makin murah dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sehingga penghasilan nasabah bisa dipergunakan untuk kebutuhan lainnya. Hingga kini, di Bank BTN, KPR subsidi masih menjadi porsi kredit yang terbesar. Kendati demikian, bank berplat merah ini melayani semua segmen baik KPR subsidi maupun KPR non subsidi.