KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Untuk meminimalisir kerugian akibat pembatalan penerbangan ke 15 bandara yang dikelolanya, PT Angkasa Pura (AP) I fokus untuk maksimalkan pemanfaatan asetnya dari sektor non aero. Faik Fahmi, Direktur Utama AP I menjelaskan, salah satu strategi yang dilakukan AP I adalah dengan menghidupkan dan mengoptimalisasikan lahan di Bandara Adi Soecipto. "Di terminal A, yang tadinya menjadi lounge private jet akan menjadi ruang publik," kata dia, Jumat (6/3). Baca Juga: Angkasa Pura I perkirakan kerugian akibat pembatasan penerbangan capai Rp 270 miliar
Agar tak merugi lebih dalam, Angkasa Pura I maksimalkan bisnis non penerbangan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Untuk meminimalisir kerugian akibat pembatalan penerbangan ke 15 bandara yang dikelolanya, PT Angkasa Pura (AP) I fokus untuk maksimalkan pemanfaatan asetnya dari sektor non aero. Faik Fahmi, Direktur Utama AP I menjelaskan, salah satu strategi yang dilakukan AP I adalah dengan menghidupkan dan mengoptimalisasikan lahan di Bandara Adi Soecipto. "Di terminal A, yang tadinya menjadi lounge private jet akan menjadi ruang publik," kata dia, Jumat (6/3). Baca Juga: Angkasa Pura I perkirakan kerugian akibat pembatasan penerbangan capai Rp 270 miliar