JAKARTA. Investor Indonesia tampaknya jadi sasaran pengembang properti di luar negeri. Beberapa agen properti asing gencar menawarkan investasi properti di luar negeri. Salah satunya Qudoss Pte Ltd dari Singapura yang sejak awal bulan Mei ini menawarkan kondominium hotel dan asrama di London, Inggris. Lia Meyrina, Perwakilan Pemasaran Qudoss Indonesia, berpromosi bahwa prospek hotel di Inggris masih cerah. Kini, Inggris kekurangan sekitar 30.000 kamar hotel. Padahal, Inggris merupakan negara tujuan wisata favorit kedua di Eropa setelah Prancis. Hal ini terlihat dari okupansi hotel di Inggris yang minimal 80%."Kalau menjual properti ke warga asli Inggris, mereka bisa kena pajak 40% dari kenaikan harga hunian. Khusus warga negara asing, pemerintah tidak mengenakanpajak itu. Makanya, kami membidik investor dari Indonesia," klaim Lia kepada KONTAN, Sabtu (21/5).
Agen properti asing incar investor lokal
JAKARTA. Investor Indonesia tampaknya jadi sasaran pengembang properti di luar negeri. Beberapa agen properti asing gencar menawarkan investasi properti di luar negeri. Salah satunya Qudoss Pte Ltd dari Singapura yang sejak awal bulan Mei ini menawarkan kondominium hotel dan asrama di London, Inggris. Lia Meyrina, Perwakilan Pemasaran Qudoss Indonesia, berpromosi bahwa prospek hotel di Inggris masih cerah. Kini, Inggris kekurangan sekitar 30.000 kamar hotel. Padahal, Inggris merupakan negara tujuan wisata favorit kedua di Eropa setelah Prancis. Hal ini terlihat dari okupansi hotel di Inggris yang minimal 80%."Kalau menjual properti ke warga asli Inggris, mereka bisa kena pajak 40% dari kenaikan harga hunian. Khusus warga negara asing, pemerintah tidak mengenakanpajak itu. Makanya, kami membidik investor dari Indonesia," klaim Lia kepada KONTAN, Sabtu (21/5).