Agrinas Palma Cetak Kinerja Apik Semester I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) melaporkan mencetak pertumbuhan kinerja positif sepanjang semester I-2026. Realisasi itu disebut buah dari transformasi yang dijalankan dengan dukungan Danantara. 

Agrinas Palma membukukan penjualan sebesar Rp 1,82 triliun dalam enam bulan pertama tahun ini, meningkat 184% secara tahunan. Sementara laba bersihnya melonjak 150% menjadi Rp 890 miliar dengan EBITDA mencapai Rp 870 miliar atau meningkat 146%.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mohammad Abdul Ghani, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil transformasi menyeluruh yang dilakukan perusahaan, mulai dari penguatan tata kelola, peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, hingga digitalisasi proses bisnis.   "Transformasi yang kami jalankan bersama dukungan Danantara telah memperkuat fondasi Agrinas Palma untuk tumbuh semakin sehat, efisien, dan berdaya saing. Berbagai pembenahan yang  dilakukan mulai menunjukkan hasil dan menjadi modal penting untuk menjalankan penugasan strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi nasional," ujar Ghani dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).


Baca Juga: Bidik Produktivitas Kebun, Agrinas Palma Nusantara Kembangkan Kemitraan Sawit Rakyat   Sebagai BUMN yang mendapat penugasan melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026, Agrinas Palma terus mempercepat pengembangan komoditas pertanian strategis, yaitu kelapa sawit, jagung, kedelai, dan singkong. Pengembangan tersebut diintegrasikan dengan industri hilir, seperti biodiesel dan bioetanol, sehingga mampu menciptakan nilai tambah sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional.   Untuk mendukung target tersebut, kata Ghani, Agrinas Palma  terus melaksanakan berbagai langkah transformasi, antara lain penguatan sistem penjualan melalui mekanisme tender yang lebih transparan, pelaksanaan verifikasi aset berbasis pemetaan udara, implementasi pertanian digital, persiapan penerapan Enterprise Resource Planning (ERP), implementasi Integrated Procurement System (IPS), penguatan kemitraan bersama koperasi, serta penyederhanaan struktur organisasi agar lebih adaptif, efisien, transparan, dan akuntabel.   Di sisi pengembangan usaha, Agrinas Palma juga mempercepat penyelesaian legalitas lahan serta mempersiapkan sejumlah proyek strategis, termasuk pengembangan perkebunan kelapa sawit di Papua Selatan dan pengembangan komoditas pangan di berbagai wilayah Indonesia. 

Baca Juga: Agrinas Palma Catat Surplus Rp 2,86 Triliun dari Pengelolaan Aset Perkebunan Negara

Ghani bilang, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk membangun ekosistem agribisnis yang terintegrasi dari hulu hingga hilir dalam mendukung agenda swasembada pangan dan energi nasional.   Memasuki Semester II Tahun 2026, Agrinas Palma optimistis tren pertumbuhan perusahaan akan terus berlanjut. “Dengan dukungan Danantara serta sinergi bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, perusahaan akan terus memperkuat transformasi, meningkatkan produktivitas, dan mempercepat hilirisasi pertanian.” pungkas Ghani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News