JAKARTA. Industri makanan dan minuman semakin tergerus akibat menurunnya daya beli masyarakat. Setelah Juli lalu sempat naik karena ditopang oleh efek lebaran, Namun penjualan makanan minuman pada Agustus kembali loyo. Bahkan Bank Indonesia (BI) memperkirakan, Agustus 2015, pertumbuhan industri makanan minuman dalam negeri akan menciut sebesar 7%.
Agustus, industri makanan minuman kembali loyo
JAKARTA. Industri makanan dan minuman semakin tergerus akibat menurunnya daya beli masyarakat. Setelah Juli lalu sempat naik karena ditopang oleh efek lebaran, Namun penjualan makanan minuman pada Agustus kembali loyo. Bahkan Bank Indonesia (BI) memperkirakan, Agustus 2015, pertumbuhan industri makanan minuman dalam negeri akan menciut sebesar 7%.