KONTAN.CO.ID - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) terus melakukan percepatan proses pembayaran pengadaan tanah. Untuk itu LMAN tengah menempuh sejumlah langkah standarisasi dokumen pengadaan tanah. Direktur Utama LMAN, Rahayu Puspasari menyatakan, pihaknya telah melakukan pembayaran pada sejumlah bidang tanah untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) jalan tol. Ia bilang pada Mei 2017 pihaknya telah menerima 58 Surat Permintaan Pembayaran (SPP) yang sudah terverifikasi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Rahayu mengatakan, tagihan tersebut untuk 9.745 bidang tanah jalan tol yang masuk dalam PSN, dengan total rekapitulasi tagihan per 31 Agustus 2017 senilai Rp 7,6 triliun. Angka ini masih jauh dari total yang harus dibayarkan LMAN untuk proyek di periode tahun 2016. Pasalnya Rahayu bilang hingga saat ini BPKP sudah meloloskan verifikasi 18.603 bidang tanah atawa dengan nilai tagihan Rp 12,4 triliun.
Agustus, LMAN cairkan pembayaran lahan tol Rp 7,6T
KONTAN.CO.ID - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) terus melakukan percepatan proses pembayaran pengadaan tanah. Untuk itu LMAN tengah menempuh sejumlah langkah standarisasi dokumen pengadaan tanah. Direktur Utama LMAN, Rahayu Puspasari menyatakan, pihaknya telah melakukan pembayaran pada sejumlah bidang tanah untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) jalan tol. Ia bilang pada Mei 2017 pihaknya telah menerima 58 Surat Permintaan Pembayaran (SPP) yang sudah terverifikasi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Rahayu mengatakan, tagihan tersebut untuk 9.745 bidang tanah jalan tol yang masuk dalam PSN, dengan total rekapitulasi tagihan per 31 Agustus 2017 senilai Rp 7,6 triliun. Angka ini masih jauh dari total yang harus dibayarkan LMAN untuk proyek di periode tahun 2016. Pasalnya Rahayu bilang hingga saat ini BPKP sudah meloloskan verifikasi 18.603 bidang tanah atawa dengan nilai tagihan Rp 12,4 triliun.