Ah Pek Kopitiam Tambah Gerai di Jakarta Barat, Bidik Pasar Kuliner Tradisional



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jaringan kopitiam Ah Pek Kopitiam memperluas jaringan gerainya dengan membuka outlet baru di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Ekspansi ini dilakukan untuk menangkap peluang pasar kuliner tradisional yang dinilai masih tumbuh di wilayah perkotaan.

Marketing Communication Ah Pek Kopitiam, Arvin Ega, mengatakan pembukaan gerai di Tanjung Duren merupakan bagian dari strategi perusahaan memperkuat penetrasi di Jakarta. 

"Kami melihat Tanjung Duren memiliki potensi pasar yang besar, terutama untuk konsep kopitiam dengan menu khas dan harga terjangkau,” ujarnya saat launching di Jakarta, Kamis (26/2).


Ah Pek Kopitiam mengusung konsep minuman kopi dan teh yang dimasak menggunakan claypot asal Malaysia dengan metode slow cooking. Teknik ini diklaim menghasilkan cita rasa lebih pekat dan aroma yang kuat dibanding metode seduh biasa.

Baca Juga: Mendag Bidik Nilai Transaksi Rp 293 Triliun di Trade Expo Indonesia 2026

Dari sisi menu, gerai Tanjung Duren menghadirkan diferensiasi melalui varian misoa yang tidak tersedia di outlet lain. Pilihannya mencakup misoa kuah seperti Mala Misoa, Curry Laksa Misoa, serta Misoa Ayam Panggang, hingga misoa kering seperti Misoa Hing Hua dan Misoa Ayam Kecap Sayur Asin.

Selain menu utama, produk egg tart menjadi salah satu andalan penjualan. Untuk menarik minat konsumen di fase awal operasional, manajemen memberikan promo pembelian enam egg tart gratis enam unit selama periode pembukaan gerai.

Memasuki Ramadan, Ah Pek Kopitiam juga meluncurkan tiga minuman baru, yakni Es Jeruk Kelapa, Es Cendol Malaka, dan Es Bandung Rose. Menu ini ditujukan untuk memperkuat segmen minuman dan mendorong trafik pengunjung saat waktu berbuka puasa.

Arvin menambahkan, setiap gerai Ah Pek Kopitiam dikembangkan dengan menu yang disesuaikan karakter daerah. 

"Kami mengombinasikan kuliner Asia Tenggara dengan sentuhan lokal di tiap kota. Untuk Tanjung Duren, kami fokus pada pengembangan seri misoa sebagai menu unggulan,” kata dia.

Ke depan, manajemen menyiapkan pembukaan gerai baru di sejumlah kota lain sebagai bagian dari rencana ekspansi nasional. Dengan konsep makanan tradisional dan diferensiasi produk, perusahaan menargetkan pertumbuhan jumlah outlet secara bertahap sepanjang tahun ini.

Baca Juga: Strategi Weha Transportasi (WEHA) Sambut Lonjakan Penumpang pada Mudik Lebaran 2026

Selanjutnya: Periksa Waktu Buka Puasa Kabupaten Malang (26/2): Cek Jadwal Resmi Kemenag

Menarik Dibaca: Promo Guardian 19 Februari-4 Maret 2026, Tambah Rp 1.000 Dapat 2 Lipstick Judydoll

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News