AIA Perkuat Kemitraan dengan BCA, Bidik Pertumbuhan Bisnis di Kanal Bancassurance



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT AIA Financial (AIA) terus memperkuat kemitraan strategi bersama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk mendorong penguatan kanal distribusi bancassurance.

Direktur Distribusi Kemitraan AIA Ivy Widjaja mengatakan bancassurance menjadi salah satu kanal distribusi kemitraan strategis yang berperan penting untuk mendukung  pertumbuhan bisnis AIA secara berkelanjutan.

BCA menjadi mitra strategi bagi AIA untuk terus bisa menghadirkan solusi perlindungan dan perencanaan keuangan yang relevan bagi nasabah.


Baca Juga: Haji Isam Gadai Saham JARR dan PGUN, Bank Mandiri Tak Otomatis Jadi Pemegang Saham

"Melalui kemitraan jangka panjang dengan BCA, kami dapat menghadirkan produk dan layanan yang memberikan nilai tambah bagi nasabah," ujarnya dalam lembar jawab resmi, Jumat (9/10/26).

Sejalan dengan itu, AIA turut memperkuat strategi kolaborasi dengan fokus pada pemanfaatan kekuatan jaringan dan ekosistem BCA.

Di sisi lain, Ivy menyebut penguatan kolaborasi kanal bancassurance ini juga perlu diimbangi dengan edukasi finansial yang berkelanjutan, penguatan kapabilitas tenaga pemasar, dan pemanfaatan berbagai kanal layanan untuk memudahkan nasabah.

Langkah strategis antara AIA dan BCA ini, sesuai dengan kinerja kanal bancassurance yang dicatatkan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Pada semester I-2026, kinerja kanal bancassurance menunjukkan pertumbuhan sebesar 17,9% secara tahunan dengan pada periode yang sama di tahun sebelumnya yang senilai Rp 35,28 triliun menjadi Rp 41,58 triliun.

Salah satu bentuk kolaborasi terbaru antara AIA dan BCA adalah produk asuransi Wealth Prestige Protection (Prestige Pro) yang menyasar nasabah High-Net-Worth (HNW) dan menggunakan denominasi dolar AS.

Untuk ke depannya, AIA berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kolaborasi bersama BCA. Upaya ini dilakukan dengan sejumlah langkah, mulai dari inovasi produk, meningkatkan kualitas layanan, dan memberikan edukasi lebih mendalam terkait kebutuhan nasabah.

Baca Juga: Pertumbuhan Kredit Properti Bisa Jadi Katalis Positif bagi Premi Asuransi Properti

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News