AIG Insurance tawarkan produk asuransi terbaru



JAKARTA. PT AIG Insurance Indonesia meluncurkan kembali produk asuransi perjalanannya bertajuk Travel Guard. Produk ini merupakan penyempurnaan dari Travel Guard yang pernah dipasarkan perseroan ini sebelumnya.

Travel Guard racikan teranyarnya AIG menawarkan fitur-fitur manfaat tambahan. Seperti, batasan usia tertanggung mulai dari 14 hari hingga 84 tahun dengan maksimal perlindungan perjalanan juga diperpanjang dari sebelumnya cuma 180 hari menjadi 183 hari.

Tidak hanya itu, tadinya, perlindungan hanya berlaku untuk pelancong individu atau keluarga, kini tersedia perlindungan untuk dua orang dalam satu paket. Biaya medis meningkat dari sebelumnya US$ 100.000 menjadi sebesar US$ 500.000.


Manfaat lainnya, antara lain manfaat medis atau sakit saat melakukan perjalanan, kecelakaan, kehilangan bagasi atau dokumen. Bahkan, keterlambatan penerbangan dan bagasi dari yang sebelumnya hanya 12 jam menjadi 6 jam untuk mendapatkan ganti rugi.

"Dalam Travel Guard yang baru, kami juga memberikan fitur baru, yakni penyalahgunaan kartu kredit tertanggung di luar negeri," ujar Lia Karmilawati, Head of Travel AIG Indonesia, di acara tahunan Astindo Fair 2015, Jumat (27/3).

Saat ini, AIG sendiri masih melakukan transisi produk dari Travel Guard versi lawas ke versi baru. Produk perjalanan lawas itu secara bertahap akan dihilangkan dan diganti yang baru. Travel Guard ditawarkan melalui jalur distribusi biro perjalanan, agen, pialang, mitra maskapai penerbangan dan direct, serta online.

Dalam lima tahun terakhir, produk asuransi perjalanan AIG membukukan pertumbuhan rata-rata 30% per tahun. Produk ini telah melindungi perjalanan 5 juta pelancong, internasional maupun domestik. Perjalanan internasional sendiri menyumbang premi hingga 80% dan sisanya berasal dari perjalanan domestik.

Travel Guard dilego mulai dari 5 dollar AS per hari, bergantung pada destinasi tertanggung dan manfaat yang diinginkan.

"Travel Guard telah berkontribusi sebanyak 30% dari total consumer business AIG Indonesia. Di sepanjang tahun lalu, klaim atas produk asuransi perjalanan mencapai Rp 16 miliar dan didominasi oleh klaim-klaim medis 39% dan evakuasi 15%," terang Sonny Lambey, Direktur AIG Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News