AirAsia Bhd Tetap Teruskan Rencana Dual Listingnya di Thailand



Maskapai berbiaya asal Malaysia, AirAsia Bhd, masih tetap meneruskan rencana dual listingnya di Thailand. Meski begitu, rencana itu baru bisa terealisasi jika kondisi politik Thailand sudah mulai membaik.

Saat ini, AirAsia Bhd sudah mencatatkan dirinya di bursa saham Malaysia. "Rencana kami tetap berjalan seperti sedia kala. Krisis datang dan pergi," imbuh CEO AirAsia Bhd Datuk Tony Fernandes.


Menurut Tony, dampak dari situasi politik yang tidak menentu di Thailand, penjualan AirAsia Thailand turun di dua bulan terakhir. "Penurunan diperkirakan masih akan berlanjut hingga Juli," kata Tony.

Meski demikian, Tony optimistis dengan rencana dual listing mereka. Pasalnya, kawasan Asia Tenggara menunjukkan indikasi pemulihan yang kuat dibandingkan kawasan lainnya. "Kami akan bantu perekonomian Thailand untuk pulih kembali, kami berutang banyak kepada masyarakat Thailand," tandas Tony, di sela-sela acara World Islamic Forum, Kamis (20/5).

AirAsia berencana untuk mencatatkan sahamnya di luar Malaysia, sejak ekspansi mereka ke Thailand dan Indonesia. Rencananya, Thailand menjadi negara pertama yang AirAsia bidik, baru sesudah itu Indonesia.

Editor: Uji Agung Santosa