KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto merapat ke Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026). Airlangga mengatakan pihaknya akan melapor terkait progres rencana penerapan efisiensi sebagai tindak lanjut perkembangan konflik di Timur Tengah. "Kalau kemarin kan kami sudah rakortas kan, terkait dengan efisiensi. Itu salah satu yang mau dilaporkan," kata Airlangga pada awak media.
Baca Juga: Terima Megawati di Istana, Prabowo: Pertemuan Antar Pemimpin Bangsa Airlangga mengklaim telah melakukan perhitungan terkait rencana efisiensi anggaran, salah satunya terkait penerapan Work From Home (WFH) untuk menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). Lebih lanjut, saat ditanya terkait rencana pemotongan gaji menteri dan wakil menteri, Airlangga menyebut masih belum memperhitungkan hal itu. "Kami baru bicara soal efisiensi K/L, nanti kita lihat (potong gaji," ungkap Airlangga. Wacana pemotongan gaji pejabat sebelumnya disinggung Presiden Prabowo Subianto saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026). Dalam rapat tersebut, pemerintah membahas langkah mitigasi menghadapi dampak konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga energi global.
Prabowo menyinggung langkah penghematan yang dilakukan pemerintah Pakistan di tengah gejolak global. Negara itu, menurutnya, menerapkan berbagai kebijakan penghematan, mulai dari pemotongan gaji pejabat hingga pembatasan penggunaan kendaraan dinas. "Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR,” kata Prabowo. Ia menjelaskan, dana hasil penghematan tersebut kemudian dialihkan untuk membantu kelompok masyarakat yang paling rentan terdampak situasi ekonomi. Kebijakan serupa, menurut Prabowo, bisa menjadi contoh yang patut dikaji Indonesia, terutama ketika harga minyak dunia mengalami kenaikan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News