KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan tiga langkah cepat yang disiapkan pemerintah untuk memulihkan dan memperkuat pasar modal Indonesia, di tengah upaya menjaga stabilitas dan meningkatkan kepercayaan investor. Airlangga mengatakan, langkah pertama adalah peningkatan likuiditas pasar modal dengan menaikkan batas minimum free float saham emiten menjadi 15%, dari sebelumnya berkisar 7,5%–10%, agar sejalan dengan praktik dan standar global. “Ada beberapa hal yang penting, yaitu peningkatan likuiditas dari minimal 7,5% atau 10% sampai dengan 15% free float,” kata Airlangga kepada awak media di sela Indonesia Economic Summit (IES) di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Airlangga Siapkan 3 Jurus Pulihkan Pasar Modal, Ini Rinciannya
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan tiga langkah cepat yang disiapkan pemerintah untuk memulihkan dan memperkuat pasar modal Indonesia, di tengah upaya menjaga stabilitas dan meningkatkan kepercayaan investor. Airlangga mengatakan, langkah pertama adalah peningkatan likuiditas pasar modal dengan menaikkan batas minimum free float saham emiten menjadi 15%, dari sebelumnya berkisar 7,5%–10%, agar sejalan dengan praktik dan standar global. “Ada beberapa hal yang penting, yaitu peningkatan likuiditas dari minimal 7,5% atau 10% sampai dengan 15% free float,” kata Airlangga kepada awak media di sela Indonesia Economic Summit (IES) di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
TAG:
- Airlangga Hartarto
- LQ45
- Pasar Modal Indonesia
- BPJS Ketenagakerjaan
- free float
- Saham LQ45
- Ekonomi Indonesia
- Kepercayaan Investor
- Free Float Saham
- Investasi BPJS
- Transparansi Kepemilikan Saham
- kebijakan pasar modal
- Likuiditas Pasar Modal
- ultimate beneficiary owner
- dana pensiun investasi
- perusahaan asuransi investasi