Ajaib Sekuritas Perkuat Layanan Margin Trading, Tawarkan Bunga 9%-12% per Tahun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ajaib Sekuritas memperkuat layanan margin trading saham dengan menawarkan bunga 9%-12% per tahun bagi nasabah yang memenuhi ketentuan nilai deposit atau transfer saham. Fasilitas pembiayaan ini ditujukan untuk meningkatkan daya beli trader dalam bertransaksi saham.

Direktur Utama Ajaib Sekuritas Juliana mengatakan, penguatan layanan tersebut dilakukan seiring berkembangnya nasabah menjadi trader aktif yang membutuhkan fleksibilitas dalam bertransaksi.

“Kami melihat banyak trader aktif kehilangan momentum hanya karena dananya belum tersedia. Margin Trading hadir untuk menjawab itu, tambahan daya beli, waktu pelunasan yang lebih fleksibel, dan biaya yang jelas sejak awal,” ujar Juliana dalam keterangannya, Rabu (14/10/2026).


Baca Juga: Ubah Nama, OJK Beri Izin Usaha PT MUFG Finance and Leasing Indonesia

Dalam skema yang ditawarkan, bunga margin sebesar 12% per tahun berlaku untuk nilai deposit atau transfer saham Rp 300 juta hingga di bawah Rp 500 juta. Sementara itu, nasabah dengan nilai Rp 500 juta ke atas dikenakan bunga 9% per tahun, dibandingkan tarif normal sebesar 18% per tahun.

Ajaib juga menyediakan 349 efek yang dapat ditransaksikan menggunakan fasilitas margin per 14 Oktober 2026. Aktivasi akun diklaim dapat diselesaikan dalam satu hari kerja melalui aplikasi.

Meski dapat menambah kemampuan transaksi, penggunaan fasilitas margin mengandung risiko karena investor menggunakan dana pinjaman untuk membeli saham. Ketika harga saham turun, kerugian yang ditanggung dapat membesar. Investor juga perlu menjaga rasio pembiayaan agar tidak terkena margin call atau penjualan paksa saham (forced sell).

Financial Expert Ajaib Ratih Mustikoningsih mengingatkan investor agar memperhitungkan risiko sebelum menggunakan fasilitas tersebut. Menurutnya, margin sebaiknya digunakan untuk menambah posisi investasi, bukan untuk menutup kerugian dari transaksi sebelumnya.

“Margin itu alat untuk memperbesar posisi, bukan menutup kerugian. Pilih saham yang likuid dan berfundamental kuat, jangan langsung memakai seluruh limit, dan siapkan dana cadangan untuk menjaga rasio saat pasar bergejolak,” tutur Ratih.

Investor juga perlu memperhitungkan biaya selama menggunakan fasilitas tersebut. Pasalnya, bunga margin dihitung harian, termasuk pada akhir pekan dan hari libur, sehingga semakin lama dana pinjaman digunakan, semakin besar pula bunga yang harus ditanggung.

Baca Juga: Penerbitan Surat Utang Perbankan Capai Rp 14 Triliun hingga September 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News