Akan Bagi Dividen Rp 6 T, Harga Saham Blue Chip Malah Turun, Cek Jadwal Pembayaran
Selasa, 08 September 2026 06:19 WIB
Oleh: Adi Wikanto, Lydia Tesaloni | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk menetapkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp 66 per saham atau sekitar Rp 6,16 triliun. Setelah penetapan pembayaran dividen interim bernilai jumbo tersebut, harga saham berkarakteristik blue chip ini malah turun. Pembagian dividen interim tersebut berlangsung menjelang HUT ke-28 Bank Mandiri pada 2 Oktober 2026. Cek jadwal lengkap pembayaran dividen interim emiten berkode saham BMRI ini. Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menjelaskan pembagian dividen interim tersebut berdasarkan keputusan Direksi yang telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada 3 September 2026.
“Total nilai dividen interim yang akan dibayarkan sebesar Rp 6,16 triliun atau Rp 66 per saham,” tulis Adhika dalam keterbukaan informasi, Senin (7/9). Adapun pembagian dividen ini menggunakan data keuangan per 30 Juni 2026. Per 30 Juni 2026, BMRI membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 30,41 triliun. Pada periode yang sama, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp 211,84 triliun. Sementara itu, total ekuitas Bank Mandiri per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp 293,02 triliun. Baca Juga: Harga Saham Ini Naik 23% Sebulan, Analis Rekomendasi Beli, Proyeksi Kinerja Meningkat Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim Bank Mandiri tahun buku 2026:
Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 15 September 2026
Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 16 September 2026
Cum Dividen di Pasar Tunai: 17 September 2026
Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai: 17 September 2026 pukul 16.00 WIB
Ex Dividen di Pasar Tunai: 18 September 2026
Pembayaran Dividen: 2 Oktober 2026
Tonton: IMD 2026: Singapura Nomor 1 Dunia, Indonesia Turun ke Peringkat 48 Harga Saham BMRI Turun Bersamaan dengan pengumuman dividen ini, harga saham BMRI pada perdagangan Senin (7/9) malah turun ke Rp 4.390 atau susut 30 poin atau 0,68% secara harian. Pelemahan ini menghentikan tren kenaikan harga saham BMRI yang terakumulasi meningkat 5,02% atau 210 selama perdagangan 30 hari terakhir. Dengan pembagian tersebut, total dividen Bank Mandiri sepanjang kalender 2026 mencapai sekitar Rp 50,63 triliun. Angka tersebut terdiri atas dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 44,47 triliun dan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp 6,16 triliun. Optimisme manajemen terhadap fundamental bisnis turut ditopang oleh kinerja intermediasi Bank Mandiri yang tetap solid. Secara bank only, penyaluran kredit hingga Agustus 2026 tumbuh 17,6% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp 1.592 triliun. Pertumbuhan kredit tersebut ditopang Dana Pihak Ketiga (DPK) yang meningkat 17,6% YoY menjadi Rp 1.687 triliun. Pada periode yang sama, total aset mencapai Rp 2.358 triliun atau tumbuh 20,7% YoY, sedangkan laba bersih meningkat 22,3% YoY menjadi Rp 37,5 triliun. Dari sisi kualitas aset, Bank Mandiri tetap menjaga rasio Non-Performing Loan (NPL) gross sebesar 1,00%. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan bisnis tetap dijalankan secara sehat dan berdasarkan prinsip kehati-hatian. Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menjelaskan, keputusan pembagian dividen interim ditopang oleh kinerja keuangan yang solid serta posisi permodalan dan likuiditas yang memadai. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi perseroan untuk menghadirkan nilai tambah bagi pemegang saham dengan tetap menjaga kapasitas pertumbuhan bisnis.
“Pembagian dividen interim ini mencerminkan keyakinan kami terhadap fundamental Bank Mandiri ke depan sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan para pemegang saham, termasuk investor ritel. Keputusan ini kami lakukan secara terukur dengan memastikan fundamental, kecukupan modal, likuiditas, dan rasio keuangan tetap terjaga serta ruang pertumbuhan bisnis tetap memadai,” ujar Novita dalam keterangan resminya, Senin (7/9/2026). Pembagian dividen interim merupakan bagian dari pengelolaan permodalan Bank Mandiri yang dilakukan secara prudent dengan mempertimbangkan kebutuhan pertumbuhan bisnis dan kepentingan pemegang saham.
SO2 Anak Krakatau Disebut Mengepung Jabodetabek? Ini Penjelasan Badan Geologi