Akan Caplok 14% Saham Vale (INCO), Begini Kinerja MIND ID Per Semester I 2023



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) kini tengah dalam tahapan diskusi untuk divestasi 14% saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Kesiapan pendanaan holding industri pertambangan ini turut menjadi sorotan dalam rencana akuisisi 14% saham INCO.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong proses divestasi INCO terus berjalan. Staf Khusus Menteri ESDM Irwandy Arif mengungkapkan, holding industri pertambangan, MIND ID didorong untuk menjadi pemegang saham mayoritas.


"Tujuan utama divestasi Vale adalah MIND ID menjadi mayoritas, sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku," kata Irwandy kepada Kontan, Selasa (5/12).

Baca Juga: Saham Vale Indonesia (INCO) Anjlok, Begini Dampaknya ke Harga Divestasi

Irwandy melanjutkan, soal besaran porsi saham yang bakal didivestasikan menjadi keputusan diskusi antara INCO dan MIND ID.

Dalam proses divestasi ini, MIND ID sebelumnya mengungkapkan besaran dana yang disiapkan untuk 14% saham INCO sebesar Rp 7 triliun.

"Tentang pendanaannya, MIND ID pasti sudah mempunyai rencana tentang hal tersebut," kata Irwandy.

Merujuk laporan keuangan konsolidasian interim MIND ID yang dipublikasikan di Singapore Exchange (SGX) atau Bursa Saham Singapura, perusahaan mebukukan laba bersih mencapai Rp 11,19 triliun sepanjang semester I 2023.

Laba ini meningkat 12,31% year on year (yoy) dari periode sama ditahun sebelumnya. Pada semester I 2022 lalu, MIND ID membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar Rp 9,96 triliun.

Di sisi lain, pendapatan MIND selama enam bulan pertama tahun ini mencapai Rp 58,01 triliun. Capaian ini turun 0,18% yoy dimana pada periode sama ditahun sebelumnya pendapatan yang dibukukan sebesar Rp 58,12 triliun.

Baca Juga: Masih Hitung Valuasi, Pemerintah Ingin Harga Murah untuk 14% Saham Vale Indonesia

Adapun, total aset MIND ID hingga semester I 2023 mencapai Rp 241,91 triliun atau meningkat dari semester I 2022 yang sebesar Rp 229,32 triliun.

Sementara itu, jumlah liabilitas MIND ID tercatat sebesar RP 126,47 triliun yang terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp 51,61 triliun dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp 74,85 triliun. Total ekuitas MIND ID hingga semester I 2023 mencapai Rp 115,44 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat