JAKARTA. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Agro Niaga bersikap pasrah terkait kebijakan sang induk yang akan memergernya dengan Bank Mutiara. Salah satu anak perusahaan BRI ini akan tunduk terhadap kebijakan yang diambil induk usaha Bank Rakyat Indonesia (BRI). Menurut Heru Sukanto, Direktur Utama BRI Agro Niaga, sampai saat ini dirinya dan jajaran direksi BRI Agro Niaga belum ada pembicaraan apa pun dengan pihak direksi BRI terkait rencana penggabungan Bank Mutiara dengan BRI Agro Niaga. “Yang jelas apa pun keputusan induk usaha, pasti sudah melalui pertimbangan secara bisnis. Kita akan ikuti saja,” kata Heru saat dihubungi KONTAN, Jumat, (25/7). Terkait eksistensi BRI Agro yang akan hilang, Heru menolak berkomentar. “Silakan ditanyakan kepada BRI,” pungkas Heru.
Sebagaimana diketahui, BRI masih mengikuti proses penjualan Bank Mutiara. Saat ini penjualan Bank Mutiara baru masuk babak due diligence atau uji tuntas. Meski begitu, BRI sebagai salah satu calon pembeli Bank Mutiara sudah menyiapkan rencana jika akhirnya memenangkan akuisisi ini.