KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) akan kembali menghelat sensus penduduk. Sensus penduduk lanjutan ini disebut sensus penduduk (SP) 2020 long form dan akan dilakukan pada tahun depan. Bila tak ada aral melintang, Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono mengatakan, sensus penduduk long form tersebut rencananya akan dimulai pada Mei 2022 hingga Juli 2021. “Nanti akan lebih rinci, karena ada beberapa parameter demografi yang akan dimasukkan, seperti contohnya kelahiran, kematian, dan migrasi,” tutur Ateng saat ditemui Kontan.co.id, Rabu (24/11) di Jakarta. Mengingat pada tahun 2020 ada pandemi Covid-19 yang membuat jalannya SP 2020 agak terhambat, Ateng pun berharap pengadaan SP 2020 long form ini bisa lancar. “Harapannya semoga tidak ada peningkatan kasus lagi. Karena ini akan mengganggu pelaksanaan,” tuturnya.
Akan helat SP 2020 long form, BPS harap tak ada lonjakan kasus Covid-19
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) akan kembali menghelat sensus penduduk. Sensus penduduk lanjutan ini disebut sensus penduduk (SP) 2020 long form dan akan dilakukan pada tahun depan. Bila tak ada aral melintang, Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono mengatakan, sensus penduduk long form tersebut rencananya akan dimulai pada Mei 2022 hingga Juli 2021. “Nanti akan lebih rinci, karena ada beberapa parameter demografi yang akan dimasukkan, seperti contohnya kelahiran, kematian, dan migrasi,” tutur Ateng saat ditemui Kontan.co.id, Rabu (24/11) di Jakarta. Mengingat pada tahun 2020 ada pandemi Covid-19 yang membuat jalannya SP 2020 agak terhambat, Ateng pun berharap pengadaan SP 2020 long form ini bisa lancar. “Harapannya semoga tidak ada peningkatan kasus lagi. Karena ini akan mengganggu pelaksanaan,” tuturnya.