JAKARTA. Emiten konstruksi pelat merah, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) memperkirakan, akhir Juni ini, perusahaan bakal mengantongi kontrak baru sebesar Rp 14 triliun. Jumlah tersebut setara 26,8% dari target yang dipatok tahun ini yakni Rp 52,2 triliun. Suradi Wongso,Sekretaris Perusahaan WIKA mengatakan, saat ini, pihaknya sedang mengikuti beberapa tender yang dinyatakan sebagai penawar terendah dengan nilai mencapai Rp 3,75 triliun. "Ini termasuk dengan kontrak Tol Manado- Bitung dan Balikpapan-Samarinda, kita akan dapat Rp 14 triliun sampai akhir Juni ini," ungkapnya, Jumat (17/6). Sementara, hingga pertengahan Juni ini, WIKA telah mengantongi kontrak baru sebesar Rp 10,25 triliun. Adapun proyek baru yang diperoleh perseroan di antaranya pembangunan apartemen, Gedung di Menado, proyek oil & gas di Tanjung Sekong dan di Muara Karang.
Akhir Juni, WIKA proyeksi kontrak baru Rp 14 T
JAKARTA. Emiten konstruksi pelat merah, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) memperkirakan, akhir Juni ini, perusahaan bakal mengantongi kontrak baru sebesar Rp 14 triliun. Jumlah tersebut setara 26,8% dari target yang dipatok tahun ini yakni Rp 52,2 triliun. Suradi Wongso,Sekretaris Perusahaan WIKA mengatakan, saat ini, pihaknya sedang mengikuti beberapa tender yang dinyatakan sebagai penawar terendah dengan nilai mencapai Rp 3,75 triliun. "Ini termasuk dengan kontrak Tol Manado- Bitung dan Balikpapan-Samarinda, kita akan dapat Rp 14 triliun sampai akhir Juni ini," ungkapnya, Jumat (17/6). Sementara, hingga pertengahan Juni ini, WIKA telah mengantongi kontrak baru sebesar Rp 10,25 triliun. Adapun proyek baru yang diperoleh perseroan di antaranya pembangunan apartemen, Gedung di Menado, proyek oil & gas di Tanjung Sekong dan di Muara Karang.