JAKARTA. PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) membukukan laba bersih sebesar Rp 501,35 miliar dalam sembilan bulan di 2011. Jumlah tersebut lebih tinggi 20,5% dibanding periode yang sama di tahun lalu.Manajemen TSPC dalam rilis Selasa (1/11) menyebutkan, kenaikan laba bersih itu terutama didukung pertumbuhan laba usahanya yang pesat. Hingga akhir September 2011, laba usaha perseroan meningkat 22,8% menjadi Rp 571,25 miliar. Kinerja tersebut bisa diraih meskipun terjadi kenaikan pada beban usaha sebesar 19%, akibat bertambahnya beban penjualan sebesar 24%, dan beban umum serta administrasi sebesar 20,3%.Peningkatan laba bersih juga disokong kenaikan penjualan bersih perusahaan sebesar 12,6% menjadi Rp 4,23 triliun di akhir September tahun ini. Semua divisi usaha menyumbangkan peningkatan penjualan bersih, yaitu divisi produk konsumen dan kosmetika yang meningkat 17,52%, lalu divisi distribusi yang naik 13,55%, dan penjualan divisi farmasi yang meningkat 7,62%.Seiring bertambahnya penjualan bersih, maka laba kotor perusahaan juga naik sebesar 20,3% menjadi Rp 1,68 triliun di akhir kuartal ketiga tahun ini. Margin laba kotor juga naik dari semula 37,2% di triwulan ketiga 2011, menjadi 39,8% pada periode yang sama di 2011.Hingga perdagangan pukul 10.27 WIB, saham TSPC terkoreksi 1,04% ke level Rp 2.375 per saham.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Akhir September, TSPC kantongi laba bersih Rp 501,35 miliar
JAKARTA. PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) membukukan laba bersih sebesar Rp 501,35 miliar dalam sembilan bulan di 2011. Jumlah tersebut lebih tinggi 20,5% dibanding periode yang sama di tahun lalu.Manajemen TSPC dalam rilis Selasa (1/11) menyebutkan, kenaikan laba bersih itu terutama didukung pertumbuhan laba usahanya yang pesat. Hingga akhir September 2011, laba usaha perseroan meningkat 22,8% menjadi Rp 571,25 miliar. Kinerja tersebut bisa diraih meskipun terjadi kenaikan pada beban usaha sebesar 19%, akibat bertambahnya beban penjualan sebesar 24%, dan beban umum serta administrasi sebesar 20,3%.Peningkatan laba bersih juga disokong kenaikan penjualan bersih perusahaan sebesar 12,6% menjadi Rp 4,23 triliun di akhir September tahun ini. Semua divisi usaha menyumbangkan peningkatan penjualan bersih, yaitu divisi produk konsumen dan kosmetika yang meningkat 17,52%, lalu divisi distribusi yang naik 13,55%, dan penjualan divisi farmasi yang meningkat 7,62%.Seiring bertambahnya penjualan bersih, maka laba kotor perusahaan juga naik sebesar 20,3% menjadi Rp 1,68 triliun di akhir kuartal ketiga tahun ini. Margin laba kotor juga naik dari semula 37,2% di triwulan ketiga 2011, menjadi 39,8% pada periode yang sama di 2011.Hingga perdagangan pukul 10.27 WIB, saham TSPC terkoreksi 1,04% ke level Rp 2.375 per saham.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News