Akhir Tahun Tiba, Yuk, Meneropong Emiten yang Berpotensi Tebar Dividen Jumbo di 2024



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Selain kenaikan harga saham, investor tentu berharap adanya dividen.  Saham-saham dengan dividend yield tinggi tentu sangat menarik bagi investor terutama jenis dividend hunter. Mencari saham dengan imbal hasil dividen yang menggiurkan bukanlah perkara susah di pasar modal Indonesia lantaran sudah banyak preseden sebagai buktinya.

Cara paling mudah untuk mendapatkan saham dengan imbal hasil dividen besar adalah melihat konstituen indeks IDX High Dividend 20. Di sepanjang tahun 2023, dari 20 konstituen indeks tersebut, ada 7 emiten yang telah membagikan dividen interim dengan yield menarik. Bahkan sampai ada yang memberikan yield hampir 9%. 

Namun pembagian dividen interim tersebut sudah berlalu dan kini investor perlu fokus untuk melihat potensi cuan di 2024 dengan melihat peluang saham-saham yang bisa memberikan dividen yang menarik. 


Umumnya, pembagian dividen final perseroan akan dilakukan pada bulan April-Juli setelah mendapatkan restu dari para pemegang saham di RUPS dan setelah merilis laporan keuangan fiskal tahun 2023 yang diperkirakan mulai bulan Februari-Maret 2024. 

Di antara ratusan emiten yang melantai di BEI, setidaknya ada 5 saham yang berpotensi memberikan dividend yield tinggi. Berikut rangkumannya.

- PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) ADRO merupakan emiten saham dari sektor batu bara milik Boy Thohir. Emiten ini terkenal memiliki likuiditas yang melimpah dan rutin membagikan dividen secara berkala. Meski harga batu bara sedang mengalami penurunan, tetapi konsensus analis memproyeksikan laba bersih hingga mencapai Rp 23 triliun untuk 2023. Apabila rasio payout diperkirakan mencapai 41% maka yieldnya berpotensi mencapai 11% setara 2x deposito. ADRO sendiri juga merupakan konstituen IDX High Dividend dan akan membagikan dividen interim pada akhir Desember 2023. 

- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) ITMG juga berasal dari sektor batubara dan masuk konstituen IDX High Dividend 20. Layaknya ADRO, ITMG juga rutin membagikan dividen jumbo setiap tahun. Di tahun 2023, ITMG sudah membagikan dividen interim sebesar Rp 3 triliun dengan yield 9%. Konsensus analis memproyeksikan laba bersih ITMG dapat mencapai Rp 8 triliun di sepanjang 2023. Apabila rasio payout sebesar 63% saja maka potensi dividennya mencapai Rp 5,1 triliun atau setara Rp 4.493 per saham dengan yield 18%. 

Baca Juga: Bagi-Bagi Dividen Semarak Jelang Libur Akhir Tahun

- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) BBRI menjadi konstituen IDX High Dividend 20 dan berasal dari saham big-4 bank yang rutin membagikan dividen setiap tahun. Dengan perolehan laba bersih yang terus tumbuh dan permodalan yang cukup, manajemen berkomitmen untuk membagikan dividen 85% dari laba bersih. Apabila menggunakan proyeksi konsensus analis untuk laba bersih BBRI mencapai Rp 58,7 triliun maka potensi dividennya mencapai Rp 49,9 triliun atau setara Rp 331 per saham dengan yield setara 6%. 

Dari sisi kinerja, BBRI optimistis bisa membukukan laba bersih hingga Rp 55 triliun di akhir tahun 2023. Selain itu juga bisa memberi rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio minimal 70% dari total perolehan laba bersih untuk tahun buku 2023. Jika dihitung besaran dari porsi tersebut, BRI berpotensi membagikan dividen sebesar Rp 38,5 triliun yang akan dibagikan di tahun 2024 mendatang.

Direktur Utama BRI, Sunarso menyebut dengan rasio kecukupan modal alias capital adequacy ratio (CAR) yang tebal mencapai 27,47%, BRI akan mampu mengalokasikan dividen jumbo bagi pemegang saham. Kebutuhan CAR BRI hanya berada di kisaran 17,5%. "Kami akan berusaha berapapun laba BRI minimal kami akan bagi dividen 70%. Mudah-mudahan minimal laba Rp 55 triliun tercapai, dan kami bisa bagikan 70% dari situ dalam bentuk dividen," kata Sunarso saat Public Expose, akhir November lalu, 

- PT United Tractor Tbk (UNTR) Anak usaha grup Astra International yang satu ini juga terkenal rutin membagikan dividen dan masuk menjadi salah satu konstituen IDX High Dividen 20. Tahun 2023, UNTR juga sudah membagikan dividen interim sebesar Rp 701 per saham atau setara yield 2,6%. Apabila konsensus memproyeksi laba bersih UNTR tahun ini mencapai Rp 19,8 triliun dan dividend payout sebesar 45% maka potensi dividennya mencapai Rp 2.387 per saham dengan yield 11%. 

- PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) TUGU merupakan anak usaha grup Pertamina dan satu-satunya yang tidak masuk konstituen IDX High Dividend 20. Namun jika melihat tren historisnya tidak pernah absen memberikan dividen dengan payout setidaknya 40%, dan tahun 2023 laba bersihnya diproyeksi tembus Rp 1,2 triliun maka penccapaian dividennya bisa mencapai Rp 480 miliar setara Rp 135 per saham atau setara dengan yield sekitar 13%.

Direktur Keuangan dan Layanan Korporat, Tugu Insurance Emil Hakim mengatakan, Tugu Insurance sebagai perusahaan terbuk sangat memperhatikan nilai tambah bagi pemegang saham. Termasuk dalam pembagian deviden. Namun, Emil mengatakan adanya perubahan pembagian deviden final dikarenakan Tugu baru saja akan membagikan deviden interim pada Desember 2023 ini. 

Selain pembagian laba final di tahun depan Emil juga mengatakan adanya kemungkinan untuk membagikan dividen spesial. "Tahun depan kemungkinan juga akan ada spesial deviden," kata Emil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Ahmad Febrian