KONTAN.CO.ID - HOUSTON. Exxon Mobil Corp mengatakan bahwa tenaga kerja globalnya turun 9.000 orang tahun lalu sebagai bagian dari program pemotongan biaya besar-besaran setelah pandemi Covid-19 menghancurkan permintaan dan harga energi. Mengutip Reuters (24/2), produsen minyak terbesar AS telah merestrukturisasi, menjual aset, dan memangkas biaya setelah menderita kerugian bersejarah pada tahun 2020. Upaya tersebut membantu perusahaan membukukan laba tahunan terbaiknya dalam tujuh tahun pada tahun 2021. Dalam pengajuan sekuritas, Exxon mencatat jumlah karyawan tetapnya di akhir tahun lalu berjumlah 63.000 karyawan tetap. Jumlah tersebut turun dari 72.000 karyawan pada 2020 dan dari 74.900 sebelum pandemi.
Akibat Pandemi, 9.000 Karyawan Exxon Kehilangan Pekerjaan pada Tahun Lalu
KONTAN.CO.ID - HOUSTON. Exxon Mobil Corp mengatakan bahwa tenaga kerja globalnya turun 9.000 orang tahun lalu sebagai bagian dari program pemotongan biaya besar-besaran setelah pandemi Covid-19 menghancurkan permintaan dan harga energi. Mengutip Reuters (24/2), produsen minyak terbesar AS telah merestrukturisasi, menjual aset, dan memangkas biaya setelah menderita kerugian bersejarah pada tahun 2020. Upaya tersebut membantu perusahaan membukukan laba tahunan terbaiknya dalam tujuh tahun pada tahun 2021. Dalam pengajuan sekuritas, Exxon mencatat jumlah karyawan tetapnya di akhir tahun lalu berjumlah 63.000 karyawan tetap. Jumlah tersebut turun dari 72.000 karyawan pada 2020 dan dari 74.900 sebelum pandemi.