Aksi Akuisisi oleh Emiten Diramal Makin Ramai Jelang Tutup Tahun Nanti



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jelang akhir tahun 2023 ini, aksi ekspansi melalui strategi akuisisi diprediksi ramai dilakukan oleh sejumlah emiten. Tren akuisisi oleh emiten ini sudah berlangsung mulai dari pertengahan tahun 2023.

Aksi korporasi ini dilakukan tidak hanya untuk keberlanjutan bisnis, tetapi juga ikut serta dalam mempercantik pergerakan saham emiten yang terlibat di dalamnya. Saham emiten yang mengakuisisi maupun diakuisisi berpotensi terpapar sentimen positif, meskipun bukan dalam jangka yang panjang.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta memprediksikan, hingga akhir tahun 2023 ini akan semakin marak emiten melakukan aksi akuisisi karena biasanya memang selalu terjadi jelang akhir tahun.


“Akuisisi marak dilakukan di akhir tahun biasanya adalah agar tahun depan emiten tersebut bisa menjalankan ekspansi bisnis dan bisa meyakinkan para investor” kata Nafan kepada Kontan.co.id, Rabu (18/10).

Baca Juga: Laba Bersih Emiten Kimia & LPG Boy Thohir (ESSA) Merosot 90,67%, Cermati Penyebabnya

Adapun tujuan lain dari aksi akuisisi ini adalah untuk meningkatkan aset perusahaan, memudahkan perusahaan untuk menjalankan ekspansi bisnis, dan juga bisa memudahkan perusahaan melakukan diversifikasi bisnis.

Nah, saham-saham emiten yang melakukan akuisisi biasanya akan mendapatkan apresiasi dan harga sahamnya naik walaupun hanya untuk jangka waktu yang singkat, setelah itu biasanya investor akan melakukan aksi profit taking.

Selain itu, Nafan juga menambahkan kalau dari segi investor, tentu saja mereka senang dengan emiten yang melakukan aksi akuisisi karena itu artinya emiten tersebut memang berkomitmen untuk terus menjalankan ekspansi bisnis.

Hingga saat ini, sudah ada beberapa emiten yang melakukan aksi akuisisi seperti contohnya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) yang mengakuisisi saham semen Grobogan guna memperkuat posisi Indocement khususnya di pasar Jawa Tengah.

Baca Juga: Sambut Liburan Akhir Tahun, Ini yang Dilakukan Panorama Sentrawisata (PANR)

Lalu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang mengakuisisi anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) guna memperkuat operasi perusahaannya di Kalimantan Tengah.

Yang terakhir, PT Harum Energy Tbk (HRUM) masih agresif melakukan ekspansi di bisnis nikel dengan membeli saham PT Infei Metal Industry (IMI) dari Central Halmahera Holding Pte., Ltd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi