KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar obligasi Indonesia kembali menunjukkan perbaikan kinerja. Dalam tiga bulan terakhir, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) berada dalam tren bullish. Bahkan, pada Senin (17/5), ICBI berada di level 315,65 yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah. Kendati demikian, pada Jumat (21/5), ICBI terkoreksi ke level 315,49. Head of Research & Market Information Department Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) Roby Rushandie mengatakan tren positif obligasi Indonesia sebenarnya lebih ditopang oleh faktor dari dalam negeri. Ia melihat, aksi beli yang dilakukan oleh investor institusi domestik dan Bank Indonesia jadi faktor pendorong utama. “Hal ini juga tidak terlepas dari kepercayaan dan optimisme pelaku pasar terhadap pemulihan ekonomi ke depan. Di satu sisi, secara global, tren yield US Treasury juga relatif melandai belakangan ini,” kata Roby kepada Kontan.co.id, Jumat (21/5).
Aksi beli investor dalam negeri bikin indeks ICBI tembus rekor tertinggi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar obligasi Indonesia kembali menunjukkan perbaikan kinerja. Dalam tiga bulan terakhir, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) berada dalam tren bullish. Bahkan, pada Senin (17/5), ICBI berada di level 315,65 yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah. Kendati demikian, pada Jumat (21/5), ICBI terkoreksi ke level 315,49. Head of Research & Market Information Department Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) Roby Rushandie mengatakan tren positif obligasi Indonesia sebenarnya lebih ditopang oleh faktor dari dalam negeri. Ia melihat, aksi beli yang dilakukan oleh investor institusi domestik dan Bank Indonesia jadi faktor pendorong utama. “Hal ini juga tidak terlepas dari kepercayaan dan optimisme pelaku pasar terhadap pemulihan ekonomi ke depan. Di satu sisi, secara global, tren yield US Treasury juga relatif melandai belakangan ini,” kata Roby kepada Kontan.co.id, Jumat (21/5).