Aksi Beli Taktis Akan Mewarnai Pasar SBN Domestik



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar Surat Berharga Negara (SBN) pada Kamis (11/1) bakal diwarnai aksi beli taktis. Hal ini dipicu oleh aksi beli taktis di pasar global menjelang rilis data inflasi CPI Amerika Serikat (AS) malam ini. 

Konsensus memperkirakan, inflasi inti CPI AS pada Desember 2023 turun menjadi 3,8% year on year (YoY) dari bulan sebelumnya sebesar 4% YoY. Meskipun ekspektasi pasar terhadap inflasi AS cenderung pesimistis, indeks obligasi EMBI untuk emerging markets mencetak kenaikan 0,5% semalam. 

"Kami melihat potensi aksi beli akan terfokus di instrumen Obligasi USD Negara Indonesia atau INDON yang mencatat penurunan yield dalam beberapa hari terakhir," kata Fixed Income & Macro Strategist PT Mega Capital Sekuritas Lionel Priyadi dalam risetnya, Kamis (11/1). 


Baca Juga: Suku Bunga Turun, Asing Berpotensi Masuk Lagi ke Pasar SBN Domestik

Lionel memperkirakan, yield obligasi pemerintah Indonesia berdenominasi rupiah (INDOGB) dengan tenor 10 tahun masih akan bergerak sideways di rentang 6,7%-6,8%. Akan tetapi, yield INDON tenor 10 tahun berpotensi menguat ke rentang 5%-5,1%.

Pada Rabu (10/1), yield INDOGB tenor 10 tahun bertahan di 6,72% di tengah penurunan volume perdagangan menjadi Rp 15,9 triliun, dari Rp 17,9 triliun pada hari sebelumnya. Sementara itu, yield INDON tenor 10 tahun kembali turun 3 bps menjadi 5,1%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati