Aksi profit taking menghantam bursa AS



NEW YORK. Bursa Amerika Serikat (AS) melemah. Bahkan Nasdaq Composite Index mengalami penurunan terdalam dalam 11 bulan terakhir. 

Nasdaq Composite index melemah 2,4% pada pulkul 4 p.m di New York, terlemah sejak 10 April 2014. Sementara Standard & Poor’s 500 Index turun 1,5% menjadi 2.061,05, di bawah rata-rata harga yang terjadi selama 50 hari ini. Indeks Dow Jones turun 292,60 poin, atau 1,6% menjadi 17.718,54, dan Russell 2000 Index turun 2,3%, rekor terdalam sejak 9 Oktober 2014.

Penurunan indeks Nasdaq terjadi setelah beberapa saham perusahaan semi konduktor melemah paling dalam sejak Oktober lalu, setelah analis menurunkan perkiraan pengiriman produsen komputer pribadi tersebut. 


Saham Intel Corp, Apple Inc, dan Microsoft Corp, memimpin penurunan saham paling dalam di Dow Jones Industrial Average. Sementara Kraft Foods Group Inc melonjak 36% setelah Berkshire Hathaway Inc milik Warren Buffett, brsama 3G Capital dikabarkan akan mengakuisisi perusahaan ini untuk kemudian di merger dengan H.J. Heinz.

Richard Sichel, chief investment officer Philadelphia Trust Co mengatakan, penurunan indeks AS terjadi karena ada aksi profit taking investor. "Beberapa saham perusahaan teknologi tinggi dan bio teknologi terkena tekanan hari ini," katanya, Kamis (26/3). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Uji Agung Santosa