KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pendapatan masyarakat kelas menengah saat ini tengah mengalami tekanan. Hal tersebut sebagai dampak pertumbuhan ekonomi Indonesia yang selama ini berada di bawah 5%. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pertumbuhan ekonomi yang rendah berdampak terhadap proses industrialisasi dan mengurangi penciptaan lapangan kerja formal. Padahal, peningkatan lapangan kerja formal menjadi salah satu kunci untuk mendorong kembali pendapatan masyarakat kelas menengah.
"Pertanyaan sekarang kelas menengah enggak dapat (subsidi), kelas menengah pendapatannya turun. Ya itulah makanya kita ciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat," kata Purbaya dalam acara
Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, Kamis (3/9/2026).
Baca Juga: Rapat dengan Banggar DPR, Purbaya Paparkan Strategi Ekonomi dan Fiskal APBN 2027 Menurut Purbaya, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi secara bertahap. Ia menyatakan sepakat dengan target pertumbuhan ekonomi 8% yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto, meski pencapaiannya perlu dilakukan secara bertahap. Purbaya menilai pertumbuhan ekonomi perlu didorong hingga di atas 6%, bahkan sekitar 6,5%, agar penciptaan lapangan kerja formal semakin kuat. "Kalau tumbuhnya di atas 6%, di atas 6,5% lah, kira-kira itu kita akan bergerak ke arah sana sekarang. Untuk memastikan pertumbuhan ekonomi bisa menciptakan lapangan kerja formal," katanya. Ia menjelaskan, bertambahnya lapangan kerja formal diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat kelas menengah. Dengan demikian, jumlah masyarakat kelas menengah juga dapat kembali meningkat. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga akan kembali menghidupkan industrialisasi. Menkeu menyebut transformasi ekonomi Indonesia dari sektor pertanian menuju manufaktur sempat terhenti setelah krisis.
Baca Juga: MBG Serap Anggaran Jumbo, Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak dari Program Ini "Sekarang kita akan coba hidupkan dengan macam-macam program termasuk industrialisasi," imbuh Purbaya.
Mantan Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini berharap berbagai kebijakan tersebut mulai memberikan dampak dalam satu hingga dua tahun ke depan. Pemerintah menargetkan pertumbuhan kelas menengah kembali menguat seiring meningkatnya industrialisasi dan penciptaan lapangan kerja formal. "Ke depan mungkin setahun dua tahun, kita akan harapkan masyarakat menengah kita semakin tumbuh lagi," pungkasnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News