Akulaku Menilai Pembiayaan Multiguna Berpotensi Jadi Penopang Industri Pembiayaan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Akulaku Finance Indonesia menilai pembiayaan multiguna berpotensi menjadi penopang pertumbuhan perusahaan pembiayaan di tengah tertekannya industri otomotif nasional akibat pelemahan daya beli masyarakat.

Direktur Keuangan Akulaku Finance Indonesia, Aan Setiawandi mengatakan, pembiayaan multiguna dapat menjadi yang fleksibel bagi masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan dengan jaminan kendaraan yang dimiliki, baik roda dua maupun roda empat.

“Pembiayaan multiguna dapat menjadi alternatif pembiayaan di tengah perlambatan industri otomotif. Dengan jaminan kendaraan yang dimiliki, masyarakat tetap bisa memperoleh pembiayaan untuk berbagai kebutuhan,” ujar Aan kepada Kontan, Jumat (23/1/2026).


Baca Juga: Siapkan Dana hingga Rp 11 Triliun, Intip 4 Aksi Korporasi BTN pada 2026

Menurut Aan, dengan karakteristik tersebut, pembiayaan multiguna diharapkan dapat tumbuh lebih baik dibandingkan pembiayaan kendaraan bermotor, seiring masih lemahnya penjualan otomotif nasional.

Meski demikian, Aan mengungkapkan fokus bisnis Akulaku Finance saat ini masih berada pada pembiayaan buy now pay later (BNPL) atau paylater yang sepenuhnya dilakukan secara digital. Akulaku juga belum memiliki jaringan kantor cabang fisik.

“Untuk bisnis multiguna, dibutuhkan jaringan cabang untuk melakukan proses taksasi kendaraan. Sementara saat ini, Akulaku masih fokus pada pembiayaan paylater yang dijalankan secara digital,” jelasnya.

Sejalan dengan fokus tersebut, Aan menyebut perusahaan belum menetapkan target khusus untuk penyaluran pembiayaan multiguna. Strategi pertumbuhan perusahaan saat ini masih bertumpu pada pengembangan bisnis paylater.

Baca Juga: Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM) Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Rp 250,71 Miliar

Selanjutnya: Profesor Ekonomi Senior Ini Sebut Bitcoin Bukan Safe Haven Tapi ‘Emas Palsu’

Menarik Dibaca: Nasib Usaha di Ujung Tanduk? Campur Uang Pribadi dan Bisnis Bisa Picu Kerugian Lo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: