Alamtri Resources (ADRO) Naikkan Anggaran Dana Buyback Jadi Rp 5 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menaikkan alokasi dana untuk pembelian kembali (buyback) saham. Jika semula ADRO menganggarkan dana buyback saham Rp 4 triliun, kini anggaran buyback saham menjadi Rp 5 triliun. 

Buyback saham ADRO akan dilakukan dalam jangka waktu paling lama 12 bulan terhitung setelah tanggal diperolehnya persetujuan rapat umum pemegang saham. Alamtri berjanji buyback saham tidak akan melebihi 10% dari jumlah modal yang ditempatkan dalam ADRO, serta tidak menyebabkan kekayaan bersih menjadi lebih kecil dari jumlah modal yang ditempatkan ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan.

Baca Juga: Bitcoin dan Ethereum Masih Volatil, Tapi Berpeluang Rebound di Kuartal II 2026


Namun rencana buyback saham ini masih akan dimintakan izin dalam rapat umum pemegang saham pada 17 April 2026. Perusahana ini menargetkan akan melaksanakan buyback saham mulai 18 April 2026. 

Dengan asumsi penggunaan dana untuk buyback saham Rp 5 triliun sudah termasuk biaya transaksinya dan tidak termasuk biaya untuk komisi pedagang perantara efek dan biaya lain maka laba bersih per saham alias earning per shares (EPS) setelah buyback menjadi US$ 0,01668 dari semula US$ 0,01526. Sementara total aset ADRO berkurang menjadi US$ 6,62 juta dari semula US$ 6,82 juta. Total ekuitas juga berkurang menjadi US$ 4,71 juta dari US$ 5 juta.  

Saham ADRO pada Kamis (2/4/2026) ditutup naik 0,4% di Rp 2.500 per saham. Harga saham ADRO turun 3,47% dalam lima hari. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News