Alamtri Resources (ADRO) Raih Pendapatan US$ 470,91 Juta pada Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang kuartal I-2026.

Mengutip laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan usaha ADRO tumbuh 23,40% year on year (yoy) menjadi US$ 470,91 juta pada kuartal I-2026. Sedangkan pada kuartal I-2025, ADRO meraih pendapatan usaha US$ 381,62 juta.

Peningkatan ini ditopang oleh kenaikan pendapatan dari segmen usaha pertambangan sebesar 33,97% yoy menjadi US$ 266,46 juta pada kuartal I-2026, dari sebelumnya US$ 198,90 juta. Selain itu, pendapatan dari segmen jasa pertambangan juga tumbuh 15,30% yoy menjadi US$ 229,46 juta pada kuartal I-2026, dari sebelumnya US$ 199,03 juta. 


Baca Juga: Lelang Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz Dimulai, Cek Rekomendasi Saham Telekomunikasi

Pendapatan lain-lain juga naik 0,71% yoy menjadi US$ 14,17 juta pada kuartal I-2026, dari sebelumnya US$ 14,07 juta. Seluruh pendapatan tersebut kemudian dikurangi oleh eliminasi sebesar US$ 38,18 juta.

Bersamaan dengan itu, beban pokok pendapatan 7,77% yoy menjadi US$ 292,35 juta pada kuartal I-2026, dibandingkan US$ 271,28 juta yang dicatat kuartal I-2025.

Dengan begitu, ADRO meraup laba bruto senilai US$ 178,56 juta pada kuartal I-2026, lebih tinggi 61,83% yoy dibandingkan laba bruto periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 110,34 juta.

ADRO juga membukukan kenaikan laba sebelum pajak penghasilan sebesar 70,28% yoy menjadi US$ 180,31 juta pada kuartal I-2026, dari sebelumnya US$ 105,89 juta. Hasil ini dipengaruhi oleh kenaikan keuntungan neto ventura bersama sebesar 939,09% yoy dari US$ 2,43 juta pada kuartal I-2025 menjadi US$ 25,25 juta pada kuartal I-2026.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Rawan Terkoreksi pada Senin (4/5/2026), Ini Penyebabnya

Hingga akhir kuartal I-2026, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ADRO meningkat 67,07% yoy menjadi US$ 128,14 juta, dibandingkan periode sebelumnya yakni US$ 76,70 juta.

ADRO memiliki total aset sebanyak US$ 7,19 miliar pada akhir kuartal I-2026 atau naik 5,43% dibandingkan total aset perusahaan pada akhir 2025 senilai US$ 6,82 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News