Alarm Pasar Properti Inggris Menyala, Persetujuan KPR Terendah dalam 18 Bulan



KONTAN.CO.ID - LONDON. Bank-bank di Inggris mencatat persetujuan kredit pemilikan rumah (KPR) terendah dalam 18 bulan pada Desember lalu. Data yang dirilis Bank of England (BoE) pada Jumat menunjukkan pelemahan yang lebih besar dari perkiraan dan menimbulkan keraguan atas harapan pemulihan awal pasar perumahan pada 2026.

BoE menyatakan bahwa lembaga keuangan hanya menyetujui 61.013 KPR untuk pembelian rumah pada Desember, level terendah sejak Juni 2024. Angka tersebut berada di bawah seluruh perkiraan dalam jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom, yang sebelumnya memperkirakan kenaikan kecil menjadi 64.800 persetujuan. Data November juga direvisi turun menjadi 64.072 dari laporan awal 64.530.

Pasar perumahan Inggris melambat sepanjang 2025 setelah berakhirnya insentif pajak sementara untuk sejumlah transaksi properti. Perlambatan semakin terasa menjelang pengumuman anggaran tahunan pada 26 November, seiring kekhawatiran akan kenaikan pajak untuk rumah dengan harga lebih mahal.


Baca Juga: Trump Kucurkan Dana untuk KPR

“Aktivitas pasar perumahan tetap lesu antara pengumuman Anggaran dan Natal, meskipun kebijakan yang diumumkan sebagian besar bersifat positif,” ujar Simon Gammon, Managing Partner Knight Frank Finance.

Pemberi pinjaman hipotek Halifax melaporkan harga rumah naik 0,3% secara tahunan hingga Desember, jauh di bawah tingkat inflasi konsumen. Sementara itu, Nationwide mencatat kenaikan harga rumah sebesar 0,6%.

Meski demikian, Royal Institution of Chartered Surveyors (RICS) menyebutkan adanya tanda-tanda awal perbaikan sentimen pada Desember, dengan ekspektasi penjualan mencapai level tertinggi sejak Oktober 2024. Gammon menambahkan bahwa jumlah calon pembeli mulai meningkat pada Januari.

Persetujuan KPR biasanya terjadi setidaknya satu bulan sebelum transaksi pembelian, sehingga lemahnya data Desember mengindikasikan bahwa aktivitas transaksi tidak akan langsung meningkat pada 2026.

Data BoE juga menunjukkan bahwa pertumbuhan pinjaman konsumen pada Desember tidak berubah di level 8,2% secara tahunan, laju tercepat sejak Mei 2024. Total penyaluran kredit naik 1,542 miliar poundsterling pada bulan tersebut, lebih rendah dibandingkan kenaikan 2,143 miliar poundsterling pada November dan di bawah perkiraan ekonom sebesar 1,7 miliar poundsterling.

Di sisi lain, penjualan ritel pada Desember tumbuh lebih kuat dari perkiraan, naik 2,5% secara tahunan—tertinggi sejak April 2025. Hal ini mendorong sebagian ekonom untuk memperkirakan pemulihan pertumbuhan ekonomi yang lebih luas pada awal tahun ini, setelah kinerja ekonomi yang lemah di akhir 2025.

Selanjutnya: BSI Gandeng Kadin Jalin Kerja Sama Strategis Dorong UMKM Naik Kelas

Menarik Dibaca: 14 Khasiat Konsumsi Terong untuk Kesehatan Tubuh yang Tak Banyak Diketahui