Alfamart–Indomaret Lombok Tengah Kembali Buka, Mendag Singgung Kepastian Usaha



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Susanto menyayangkan, penutupan puluhan gerai ritel modern Alfamart dan Indomaret di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang sempat dilakukan oleh pemerintah daerah setempat.

Penutupan tersebut dilakukan karena adanya dugaan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) terkait ketentuan radius jarak antara gerai ritel modern dan pasar tradisional.

“Kami juga menyayangkan ketika ritel ini sudah berdiri lama, tapi kenapa penataannya baru sekarang,” ujar Budi Susanto dalam rapat di DPR, Selasa (26/5/2026).


Baca Juga: GIIAS 2026 Digelar Akhir Juli, Hadirkan 63 Merek Kendaraan Termasuk 6 Pendatang Baru

Meski demikian, Budi menegaskan bahwa saat ini gerai-gerai tersebut telah kembali beroperasi secara normal.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah lebih berhati-hati dalam menerapkan aturan agar tidak mengganggu iklim usaha dan kepastian berusaha.

“Kami juga sudah sampaikan kepada APRINDO dan Pemda agar tetap memperhatikan keberlangsungan usaha, kepastian berusaha, serta nasib para pekerja,” kata Budi.

Menurutnya, jika terdapat pelanggaran terkait izin usaha, khususnya ketentuan radius kurang dari satu kilometer dari pasar tradisional, pemerintah daerah seharusnya dapat melakukan penertiban sejak awal.

Budi juga menekankan pentingnya transparansi dalam penerapan aturan perizinan usaha di daerah.

Ia menambahkan bahwa setiap daerah memiliki rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang berbeda, sehingga kewenangan penataan ritel modern diserahkan kepada masing-masing pemerintah daerah.

Baca Juga: Aprindo: Alfamart dan Indomaret yang Dipaksa Tutup di NTB Kini Sudah Buka Kembali

“Jadi masing-masing daerah memiliki RTRW yang berbeda, sehingga kami serahkan kepada Pemda untuk menentukan kebijakan penataan ritel modern,” ujarnya.

Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyatakan bahwa seluruh gerai Alfamart yang sempat ditutup di Lombok Tengah kini telah kembali beroperasi secara bertahap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News