Alif Finance bidik pembiayaan umrah berkontribusi 5%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun 2018, menjadi awal bagi PT Al Ijarah Indonesia Finance (Alif Finance) memulai bisnis pembiayaan umrah. Jika tak ada aral melintang, pada April tahun ini, perseroan siap tancap gas di bisnis pembiayaan umrah.

Corporate Communication Alif Finance Haindry Barda mengatakan, bisnis pembiayaan umrah terhitung potensial, maka itu pihaknya tak ingin melewatkan kesempatan ini. Apalagi, bisnis yang Alif Finance jalankan saat ini berbasis syariah.

Tahun lalu, Alif Finance membukukan total pembiayaan Rp 550 miliar. Tahun ini, perusahaan membidik penyaluran pembiayaan Rp 800 miliar atau naik sekitar 45,4% secara year on year (yoy).


"Tahun ini ditargetkan kontribusi pembiayaan umrah sebesar 5% dari total pembiayaan," kaya Haindry kepada Kontan.co.id, Kamis (29/3).

Untuk memperkenalkan pembiayaan umrah, tak hanya menggandeng biro travel rekanan Bank Muamalat yang selama ini sudah dibina, Alif Finance juga siap menggandeng biro travel lainnya.

Mengenai adanya regulasi baru tentang batas minimal biaya umrah sebesar Rp 20 juta, Alif Finance menyambut positif hal ini. Kata Haindry, aturan ini baik agar tidak terjadi penipuan dengan kedok umrah murah namun tidak diberangkatkan. "InsyaAllah dengan adanya ini akan lebih baik," ujarnya.

Sekedar tahu, merujuk catatan Kontan.co.id, pada Februari 2017 lalu, penyaluran pembiayaan Alif Finance sebesar Rp 86 miliar, sementara Februari tahun ini mencapai Rp 90,9 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini